RIAU ONLINE, DUMAI - Kebakaran lahan gambut di kelurahan Tanjung Palas dan Kelurahan Mundam, Kota Dumai yang mencapai luas 100 hektare masih belum terkendali.
Akibat kebakaran lahan ini, sejumlah wilayah di kota Dumai diselimuti kabut asap. Jarak pandang di sebagian titik yang berdekatan dengan lokasi kebakaran diperkirakan hanya berkisar 50 meter.
Lokasi yang terparah dampak kabut asap berada di wilayah Bukit Jin dan jalan menuju danau wisata Kota Dumai. Di lokasi ini, seluruh jalan telah tertutup kabut asap. Jarak pandang yang cukup minim dapat membahayakan pengendara yang melintas.
Kepala Daops Manggala Agni Dumai, Chaerul Ginting mengatakan, saat ini Manggala Agni sudah melakuan pemadaman di hari ke sembilan. Untuk mempercepat proses pemadaman, dikerahkan tiga tim di tiga lokasi.
"Dari total 100 hektare lahan yang terbakar, untuk tim Manggala yang sudah dipadamkan kurang sekitar 20 Hektare," kata Chaerul, Sabtu, 28 Maret 2026.
Saat ini, Manggala Agni fokus melakukan pemadaman dan pendinginan di tiga titik yakni belakang stadion, Dumai Motor dan Bukit Bintang. Namun kondisi di lapangan memiliki beberapa kedala dalam upaya pemadaman.
"Untuk saat ini ada beberapa titik yang kekurangan sumber air karena kering, dibantu oleh excavator untuk membuat embung," ujarnya.
Soal kabut asap di lokasi kebakaran dan sekitarnya, menurut Chaerul sudah mulai berangsur membaik.
"Untuk pagi ini sudah mulai kondusif apalagi kondisi lokasi mulai bisa dikendalikan," pungkasnya.

