RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pengelola Pasar Wisata Pasar Bawah, PT Ali Akbar Sejahtera, menyatakan siap menghadiri audiensi yang akan difasilitasi Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk mencari jalan keluar atas mandeknya proyek revitalisasi Pasar Bawah.
Direktur PT Ali Akbar Sejahtera, Veladio Pranajaya, mengapresiasi langkah Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho yang memilih mempertemukan seluruh pihak sebelum mengambil keputusan terkait kelanjutan proyek.
“Pak Wali Kota sangat baik dalam menanggapi persoalan ini. Kami juga berterima kasih kepada beliau karena akan memfasilitasi audiensi untuk mencari solusi terbaik,” ujar Veladio, Jumat, 31 Juli 2026.
Menurutnya, audiensi akan melibatkan empat pihak, yakni Badan Pengelola Pasar Bawah, vendor atau kontraktor PT Akusara, perwakilan pedagang, serta Pemerintah Kota Pekanbaru.
Ia berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini menghambat pembangunan.
“Intinya kami ingin mencari solusi terbaik agar penyelesaian Pasar Bawah ini berjalan baik dan tidak ada pihak yang dirugikan,” katanya.
Veladio menegaskan pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan revitalisasi Pasar Bawah apabila masih diberikan kesempatan oleh Pemko Pekanbaru.
“Pembangunan Pasar Bawah harus tetap dilanjutkan karena ini merupakan ikon Kota Pekanbaru. Kami sebagai pihak pengelola masih sanggup melaksanakannya, walaupun mungkin ada keterlambatan, apabila pemerintah masih memberikan kesempatan dan waktu kepada kami untuk menyelesaikannya,” jelasnya.
Terkait target penyelesaian proyek, Veladio mengatakan belum ada pembahasan secara rinci. Menurutnya, batas waktu penyelesaian akan dibahas dalam audiensi bersama seluruh pihak.
Selain itu, pertemuan juga akan membahas kemungkinan addendum terhadap kerja sama yang telah berjalan.
“Di sana nanti juga akan diputuskan apakah dilakukan addendum atau seperti apa. Tentunya semuanya mengacu pada regulasi yang berlaku. Acuan kami adalah Permendagri, sehingga seluruh proses akan mengikuti aturan yang ada,” ujarnya.
Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan inspeksi mendadak ke Pasar Wisata Pasar Bawah, Kamis, 30 Juli 2026. Dalam sidak tersebut, Agung menyoroti progres revitalisasi yang baru mencapai sekitar 60 persen, padahal sesuai target proyek seharusnya telah rampung pada 2025.
Pemko Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah melayangkan dua surat peringatan kepada pengelola dan berencana mengirimkan surat peringatan ketiga. Audiensi dengan seluruh pihak dijadwalkan berlangsung pada awal pekan depan.
Agung menegaskan, apabila setelah surat peringatan ketiga pembangunan tetap tidak menunjukkan perkembangan, Pemko akan memutus kontrak kerja sama dengan pengelola dan melakukan audit.
“Kalau tidak selesai juga setelah peringatan ketiga ini, kita putus kontrak. Setelah itu akan diaudit,” tegas Agung.
Ia menambahkan, jika kontrak diputus, Pemko Pekanbaru akan mengambil alih penyelesaian pembangunan agar revitalisasi Pasar Bawah segera rampung dan tidak terus merugikan pedagang maupun masyarakat.

