RIAU ONLINE, PEKANBARU - Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Riau terus menunjukkan komitmennya untuk hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Melalui rangkaian kegiatan bakti sosial dan bantuan sosial yang digelar secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, ribuan warga telah merasakan manfaat dari berbagai program kemanusiaan yang dijalankan Polri.
Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Satlantas jajaran telah menyalurkan sebanyak 2.312 paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kelompok, mulai dari pengemudi ojek online, sopir angkutan umum dan truk, petugas kebersihan, penghuni panti asuhan dan panti jompo, masyarakat pesisir hingga warga kurang mampu.
Paket bantuan diserahkan langsung oleh personel Satlantas sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Tidak hanya menyalurkan bantuan sembako, berbagai program sosial lainnya juga terus digencarkan.
Tercatat, kegiatan distribusi air bersih telah menjangkau 19 titik lokasi, sementara program bakti religi telah dilaksanakan di tujuh lokasi. Di sisi lain, program bedah rumah yang menjadi salah satu program unggulan dalam rangka Hari Bhayangkara kini telah mencapai progres pembangunan sekitar 80 persen.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Polda Riau juga menggelar Gerakan Indonesia Asri di dua lokasi berbeda dengan melibatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ketua Panitia Bansos Hari Bhayangkara ke-80, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
"Momentum Hari Bhayangkara bukan hanya sekadar perayaan, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk semakin dekat dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat secara langsung. Kehadiran Polri harus benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat," ujar Jeki, Sabtu, 20 Juni 2026.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah pembangunan rumah layak huni bagi anggota Polri yang dinilai memenuhi kriteria penerima bantuan.
Tahun ini, program bedah rumah diberikan kepada Rizki Aris, personel Sat Binmas Polres Indragiri Hulu yang tinggal di Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat. Menurut Jeki, penetapan Rizki Aris sebagai penerima bantuan dilakukan melalui proses penilaian dan verifikasi yang matang.
"Kebetulan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, anggota kami yang mendapatkan rezeki melalui program bedah rumah adalah saudara Rizki Aris. Setelah dilakukan penilaian dan verifikasi, yang bersangkutan dinilai telah memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan bedah rumah," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan hanya didasarkan pada kondisi rumah yang membutuhkan renovasi, tetapi juga karena dedikasi dan integritas yang ditunjukkan selama bertugas.
"Keputusan tersebut untuk memberikan hak bedah rumah kepada yang bersangkutan karena telah memenuhi kriteria yang ditetapkan. Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, ia dikenal sebagai anggota yang berdedikasi, disiplin, dan sangat teladan dalam mengemban tugasnya".
"Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga serta menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat," jelasnya.
Lebih lanjut, Dirlantas Polda Riau menjelaskan bahwa setiap kegiatan sosial yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, keselamatan berlalu lintas, serta kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui program Green Policing.
"Kami memanfaatkan setiap kegiatan sosial untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kesadaran berlalu lintas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam melalui program Green Policing. Semua itu tidak bisa diwujudkan oleh Polri sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat," tutupnya.
Menurutnya, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan Provinsi Riau yang aman, tertib, nyaman, serta berwawasan lingkungan.
Dengan berbagai program yang terus digelar hingga menjelang puncak peringatan Hari Bhayangkara pada 6 Juli mendatang, Polda Riau berharap kehadiran Polri tidak hanya dirasakan saat menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi nyata yang mampu membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

