Izin Rampung, Pembukaan Simpang Sebidang Arifin Ahmad–Sudirman Dilanjutkan

Kadis-PUPR-Edward1.jpg
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah (LARAS OLIVIA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Proyek pembukaan simpang sebidang yang menghubungkan Jalan Arifin Ahmad dengan Jalan Jenderal Sudirman kembali dilanjutkan setelah sempat terhenti beberapa waktu. Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memastikan pekerjaan fisik akan dimulai kembali pekan ini setelah seluruh perizinan yang dibutuhkan resmi diterbitkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Edward Riansyah, mengatakan izin dari Pemerintah Provinsi Riau telah keluar sehingga pelaksanaan proyek dapat segera dilanjutkan.

“Insyaallah minggu ini kita mulai pekerjaan. Izin dari provinsi sudah keluar, kemarin sudah ditandatangani sama provinsi,” ujar Edward Riansyah, Kamis 4 Juni 2026.

Pria yang akrab disapa Edu itu menjelaskan, pengerjaan proyek dibagi menjadi dua bagian. Pembangunan badan jalan menjadi tanggung jawab Pemko Pekanbaru, sementara penataan taman di kawasan persimpangan akan dilakukan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Rumah Sakit Awal Bros.

Menurut Edu, keseluruhan pekerjaan diperkirakan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar lima bulan. Selain membuka akses baru, proyek tersebut juga mencakup pelebaran jalan dengan lebar badan jalan mencapai 13 meter.


Nantinya, simpang sebidang tersebut akan memiliki dua jalur lalu lintas. Jalur pertama diperuntukkan bagi kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad yang menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II melalui Jalan Jenderal Sudirman. Sedangkan jalur kedua akan digunakan kendaraan dari arah pusat Kota Pekanbaru yang hendak menuju Jalan Arifin Ahmad.

Untuk menunjang keselamatan pengguna jalan, pemerintah juga akan membangun median sebagai pemisah kedua jalur lalu lintas tersebut.

Edu menuturkan, selain berfungsi memperlancar mobilitas kendaraan, kawasan simpang sebidang itu juga akan ditata menjadi ruang publik yang menarik melalui konsep taman modern. Penataan tersebut diharapkan mampu menghadirkan wajah baru sekaligus ikon kota di salah satu titik strategis Pekanbaru.

Ia optimistis keberadaan akses baru ini akan membantu mengurai kepadatan kendaraan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Jalan Arifin Ahmad maupun Jalan Jenderal Sudirman, terutama pada jam-jam sibuk.

Dengan dibukanya simpang sebidang tersebut, kendaraan dari Jalan Arifin Ahmad dapat langsung menuju Bandara Sultan Syarif Kasim II tanpa harus memutar arah. Sebaliknya, kendaraan dari pusat kota juga dapat langsung mengakses Jalan Arifin Ahmad dengan lebih mudah dan efisien.

Pemko Pekanbaru berharap proyek ini tidak hanya meningkatkan kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga mendukung pengembangan infrastruktur perkotaan yang lebih modern, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat.