RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di jalur timur depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kecamatan Pekanbaru Kota, Selasa, 26 Mei 2026.
Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Sport dengan nomor polisi (nopol) BM 1705 FP menabrak median jalan hingga menghantam pohon pinang di jalur hijau.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, kecelakaan itu menyebabkan kerusakan cukup parah pada kendaraan serta satu batang pohon pinang di median jalan patah dan tumbang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, mobil Mitsubishi Pajero Sport tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial IS.
Kendaraan bergerak dari arah utara menuju selatan di Jalan Jenderal Sudirman jalur timur. Sesampainya di depan kantor MPP Pekanbaru, pengemudi diduga hilang kendali ke arah kanan jalan. Mobil kemudian menabrak median jalan, masuk ke jalur hijau dan menghantam pohon pinang hingga patah.
Akibat benturan keras itu, bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup serius. Selain itu, bodi samping kiri belakang kendaraan juga tampak rusak.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, menjelaskan bahwa saat kejadian kondisi jalan dalam keadaan baik dan arus lalu lintas masih relatif sepi.
"Jalan saat kejadian dalam kondisi beraspal, satu arah, lurus, dilengkapi penerangan lampu jalan dan marka putus-putus. Cuaca juga cerah pada pagi hari," ujar AKP Satrio Bagus Wirawicaksana.
Satrio menambahkan, setelah kecelakaan terjadi, pengemudi sempat meninggalkan lokasi karena panik. Namun tidak lama berselang, yang bersangkutan akhirnya menyerahkan diri ke Kantor Unit Laka Satlantas Polresta Pekanbaru.
"Pengemudi sempat meninggalkan lokasi sesaat setelah kejadian karena panik. Namun kemudian datang dan menyerahkan diri ke kantor Unit Laka untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.
Setelah itu, petugas bersama penyidik membawa pengemudi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan tes urine guna memastikan kondisi pengemudi saat kecelakaan terjadi.
Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui urine pengemudi positif mengandung Amphetamin (AMP) dan Methamphetamin (M-AMP).
"Hasil tes urine dari RS Bhayangkara menunjukkan pengemudi positif mengandung amphetamin dan methamphetamin. Saat ini kami masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut," jelas Satrio.
Pihak Satlantas Polresta Pekanbaru juga telah berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polresta Pekanbaru guna melakukan pemeriksaan dan penanganan lanjutan terhadap pengemudi.
"Untuk penanganan lebih lanjut, kami sudah berkoordinasi dengan Sat Narkoba Polresta Pekanbaru terkait hasil tes urine tersebut,” tambahnya.
Sementara itu, dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, kecelakaan diduga terjadi akibat pengemudi tidak fokus atau kehilangan konsentrasi saat mengendarai kendaraan.
Meski demikian, polisi menegaskan penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan faktor utama penyebab laka tunggal tersebut, termasuk kemungkinan adanya pengaruh zat tertentu terhadap kondisi pengemudi saat berada di balik kemudi.
"Kita mengimbau kepada pengedara dan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan tidak mengemudi dalam kondisi yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.

