RIAU ONLINE, PEKANBARU – Jemaah haji Provinsi Riau yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTH 11 resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci, Senin 4 Mei 2026. Kloter ini terdiri dari jemaah asal Kabupaten Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan bahwa jumlah jemaah dalam kloter BTH 11 sebanyak 439 orang. Mereka didampingi oleh 2 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 4 petugas kloter, sehingga total keseluruhan mencapai 445 orang.
“Dalam kloter ini juga terdapat mutasi masuk satu orang jemaah asal kloter BTH 05 dari Kabupaten Kampar,” ujar Defizon kepada RIAU ONLINE, Senin 4 Mei 2026.
Ia menjelaskan, seluruh jemaah telah diinapkan selama satu hari di Asrama Haji Embarkasi Batam sebelum diberangkatkan ke Madinah pada pukul 07.40 WIB.
“Insya Allah, jemaah dijadwalkan tiba di Madinah pada pukul 13.05 Waktu Arab Saudi (WAS) menggunakan pesawat Saudi Airlines dengan nomor penerbangan SV 5233,” jelasnya.
Lebih lanjut, Defizon mengungkapkan bahwa hingga 4 Mei 2026, total jemaah haji asal Riau yang telah diberangkatkan mencapai 3.923 orang. Jumlah tersebut terdiri dari jemaah haji yang didukung oleh 18 PHD, 4 pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 36 petugas haji, sehingga total keseluruhan mencapai 3.981 orang.
Di sisi lain, masih terdapat sejumlah jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan karena berbagai kondisi kesehatan dan alasan lainnya.
“Saat ini, jemaah yang masih dirawat di Batam sebanyak 10 orang, dengan pendamping berjumlah 6 orang,” ungkapnya.
Selain itu, terdapat dua orang yang dipulangkan ke daerah asal masing-masing satu jemaah sakit dan satu pendamping dari Kabupaten Bengkalis. Kemudian, dua jemaah lainnya dilaporkan sakit di daerah, satu orang ditunda keberangkatannya karena hamil, serta satu jemaah wafat di daerah.
Defizon mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan serta mengikuti arahan petugas selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Semoga seluruh jemaah diberikan kemudahan dan kesehatan dalam menjalankan ibadah, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” tutupnya.

