Cekcok Berujung Penikaman Badut Pengamen, Polisi Kejar Pelaku

Badut-pengamen-ditikam2.jpg
Badut pengamen luka serius di bagian perut dan lengan kiri usai ditusuk. (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi penganiayaan berat berupa penusukan terjadi di depan sebuah gerai Indomaret di Jalan Kaharuddin Nasution, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Minggu, 29 Maret 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang pria bernama Gilang Ramadhan (23), yang berprofesi sebagai badut pengamen, mengalami luka serius di bagian perut dan lengan kiri.

Kanit Reskrim Polsek Bukitraya, Iptu Zamhur, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang identitasnya belum diketahui.

“Pelaku masih dalam lidik. Kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Iptu Zamhur, Kamis 2 April 2026.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban dan pelaku terlibat cekcok mulut di halaman depan Indomaret. Tidak lama kemudian, keduanya sempat saling melempar batu.


Usai insiden tersebut, pelaku sempat meninggalkan lokasi. Namun tak berselang lama, pelaku kembali mendatangi korban dengan membawa sebilah pisau.

Pelaku kemudian langsung menyerang korban dengan menusuk bagian perut hingga menyebabkan luka parah, bahkan usus korban sempat terburai. Tak hanya itu, korban juga mengalami luka tusuk di bagian lengan kiri.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Warga yang melihat kondisi korban yang berlumuran darah langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban menggunakan mobil pikap ke Rumah Sakit Arifin Achmad Pekanbaru.

“Saat ini korban masih menjalani perawatan medis di RS Arifin Achmad dalam kondisi sadar,” tambah Iptu Zamhur.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan pelaku.