161 Orang Diganjar PIN Emas hingga Apresiasi Kapolda Riau Usai Ungkap Kasus Besar

161-orang-menerima-penghargaan.jpg
161 orang terdiri dari polisi hingga masyarakat menerima penghargaan dari Kapolda Riau (RAHMADI DWI PUTRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 161 orang yang terdiri dari personel Polri, masyarakat, hingga mitra eksternal menerima penghargaan dari Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan di halaman Mapolda Riau, Rabu, 1 April 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dalam mengungkap berbagai kasus besar di Riau, mulai dari peredaran narkotika, perburuan satwa liar, hingga praktik illegal logging.

Dari total penerima, 52 personel dianugerahi PIN emas dari Kapolri, 33 menerima PIN perak, dan 76 lainnya memperoleh penghargaan langsung dari Kapolda Riau.

Menariknya, penghargaan tidak hanya diberikan kepada jajaran Polda dan Polres, tetapi juga melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti tenaga medis, petugas keamanan (security), hingga pihak perusahaan yang turut membantu proses pengungkapan kasus.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan, penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak dalam menegakkan hukum.

“Ini adalah wujud penghargaan atas pengabdian luar biasa dalam mengungkap berbagai kasus. Apa yang kita lakukan bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk alam dan ekosistem,” ujarnya.

Ia menyoroti sejumlah pengungkapan kasus besar, termasuk perburuan gajah yang terjadi di sembilan tempat kejadian perkara (TKP) sepanjang 2024 hingga 2026, serta keberhasilan membongkar jaringan narkotika dan illegal logging.


Menurutnya, penegakan hukum tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan keadilan, baik bagi masyarakat maupun lingkungan.

“Menebang satu pohon secara ilegal sama saja merusak kehidupan. Karena itu, penegakan hukum harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam pengungkapan kasus, Polda Riau juga mengedepankan metode investigasi modern, termasuk pemanfaatan teknologi analisis intelijen serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan telekomunikasi.

Kapolda turut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan semangat kebersamaan dalam menangani berbagai persoalan hukum.

Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan anggotanya.

“Yang berprestasi kita beri penghargaan, tetapi yang melanggar akan kita tindak tegas,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dinilai berperan penting dalam menyampaikan informasi, melakukan pengawasan, serta menyebarkan berita positif kepada masyarakat.

Dengan pemberian penghargaan ini, diharapkan seluruh personel dan mitra dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus melindungi lingkungan.