RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Yos Sudarso Km 15, tepatnya di depan SMKN 5, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, Senin, 23 Maret 2026.
Insiden yang melibatkan satu unit bus dan satu mobil minibus ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta sembilan lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa nahas tersebut melibatkan Mobil Bus Volvo TAM BM 7438 TU dan Mobil Toyota Calya BM 1718 IB.
Benturan keras tak hanya merusak kedua kendaraan, tetapi juga menyebabkan dua warung milik warga di pinggir jalan hancur setelah bus keluar jalur dan menabraknya.
Berdasarkan data yang dihimpun, korban meninggal dunia merupakan seorang anak perempuan bernama Zulaikha Putri (9), yang saat kejadian berada di bangku bagian atas bus.
Selain itu, dua orang mengalami luka berat dan tujuh lainnya luka ringan.
Kasatlantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio Bagus Wirawicaksana, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Calya yang dikemudikan Muhammad Habib Yusra melaju dari arah selatan ke utara.
"Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, pengemudi Toyota Calya diduga tidak berhati-hati saat mendahului kendaraan di depannya. Kendaraan tersebut melebar ke kanan dan melintasi marka jalan yang seharusnya tidak boleh dilanggar," ujar AKP Satrio.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang bus Volvo TAM yang dikemudikan Afri Muhardi, membawa kernet Fajry Sadrio Pulungan serta lima orang penumpang yang berada di bagian atas bus.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari. Benturan tersebut membuat sopir bus kehilangan kendali hingga kendaraan oleng ke kiri, keluar dari badan jalan, dan menghantam dua warung di pinggir jalan.
"Bus kemudian menabrak dua warung di luar aspal. Puing-puing bangunan, seperti kayu dan material lainnya, masuk ke dalam kabin bagian atas dan mengenai para penumpang," jelasnya.
Akibat kejadian tersebut, kondisi kedua kendaraan mengalami kerusakan parah. Bus Volvo mengalami kerusakan pada bagian depan kanan dan kiri serta kaca depan pecah, sementara Toyota Calya ringsek berat di bagian depan. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Adapun korban luka-luka terdiri dari penumpang bus dan mobil Calya. Beberapa di antaranya mengalami luka berat dan harus mendapatkan penanganan intensif, sementara lainnya mengalami luka ringan.
Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, di antaranya Fery Alamsyah (38) dan Erwin Horizon (44), yang berada di sekitar tempat kejadian saat kecelakaan berlangsung.
Lebih lanjut, AKP Satrio mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama saat melakukan manuver mendahului kendaraan lain.
"Kami mengingatkan kepada seluruh pengendara agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak memaksakan diri saat mendahului, serta memperhatikan marka jalan demi keselamatan bersama," tegasnya.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Pekanbaru untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

