RIAU ONLINE, PEKANBARU — Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru resmi memulai program penukaran sampah menjadi uang melalui fasilitas Waste Station. Program ini menjadi langkah awal dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis ekonomi di tengah masyarakat.
Tahap awal pelaksanaan program dimulai di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas, Jalan Ahmad Yani. Dari total 10 titik yang direncanakan, lokasi tersebut menjadi percontohan pertama sebelum diperluas ke wilayah lainnya.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyebutkan bahwa fasilitas ini diharapkan menjadi titik awal perubahan paradigma masyarakat dalam memandang sampah.
“Ini baru satu titik. Target kami bulan depan sudah ada 10 titik tempat penyetoran sampah,” ujar Agung.
Menurutnya, program ini tidak hanya bertujuan mengurangi volume sampah di Kota Pekanbaru, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat.
“Ini salah satu upaya agar sampah memiliki nilai ekonomi, sekaligus membuka peluang pendapatan dan lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat yang ingin mengikuti program ini diminta untuk mengunduh aplikasi Rekosistem. Sampah yang telah dipilah kemudian disetorkan ke Waste Station untuk ditimbang oleh petugas.
Berat sampah yang diserahkan akan dikonversi menjadi poin. Poin tersebut selanjutnya dapat ditukarkan menjadi saldo uang elektronik yang dikirim ke dompet digital, seperti , dan dapat digunakan untuk berbagai transaksi kebutuhan sehari-hari.
Selain menghadirkan program berbasis masyarakat, Pemko Pekanbaru juga terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah di hilir. Salah satunya melalui penataan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar.
Pemerintah menggandeng pihak swasta untuk mengolah sampah menjadi gas metana yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
Melalui berbagai inovasi tersebut, Pemko Pekanbaru optimistis pengelolaan sampah di daerah dapat menjadi lebih modern, berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

