Siswi Tewas di Jalan Lintas Timur Pelalawan Usai Tabrak Truk Triton

Lakalantas28.jpg
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas di jalan raya. [KlikKaltim.com] ([KlikKaltim.com])

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Seorang siswi berusia 15 tahun tewas usai sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarainya mengalami kecelakaan di Jalan Lintas Timur KM 115, Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Selasa, 10 Maret 2026.

Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor Honda Scoopy dan satu unit mobil Mitsubishi Triton. Korban meninggal dunia akibat benturan keras di bagian kepala.

Kasatlantas Polres Pelalawan, AKP Tatit Rizkyan Hanafi menjelaskan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni sepeda motor Honda Scoopy BM 4618 CAE, sepeda motor Honda Scoopy BM 6404 CAJ, serta mobil Mitsubishi Triton BM 8175 QG.

Korban meninggal dunia bernama Suci Ramona (15), seorang siswi yang berdomisili di Jalan Kemuning, Desa Betung, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. 

"Korban mengalami benturan pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah dari hidung dan telinga. Ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapat penanganan di RS Medicare Sorek," ujar AKP Tatit, Rabu, 11 Maret 2026.

Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya, Hakilla Dinda Aulia (14), siswi asal Desa Sorek Dua, Kecamatan Pangkalan Kuras, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Adapun pengemudi mobil Mitsubishi Triton, Tangsi Berutu (33), seorang wiraswasta yang beralamat di Desa Pardomuan, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat, juga dalam kondisi selamat.


"Pengemudi mobil diketahui memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM A)," jelasnya.

Dari hasil penyelidikan awal, kedua pengendara sepeda motor masih berstatus pelajar dan belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Selain itu, keduanya juga dilaporkan tidak menggunakan helm saat berkendara.

AKP Tatit mengungkap kejadian bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy BM 4618 CAE yang dikendarai Suci Ramona bergerak dari arah Sorek menuju Pangkalan Lesung dengan kecepatan sedang.

"Saat itu, korban berkendara beriringan di belakang sepeda motor Honda Scoopy BM 6404 CAJ yang dikendarai Hakilla Dinda Aulia," tambah Kasatlantas.

Setibanya di lokasi kejadian, Suci Ramona diduga mencoba bergerak melebar ke sisi kanan jalan untuk mendahului. Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat, sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan sepeda motor di depannya.

"Akibat senggolan tersebut, Hakilla Dinda Aulia terjatuh ke sisi kiri bahu jalan. Sementara sepeda motor yang dikendarai Suci Ramona kehilangan kendali dan melebar ke jalur kanan," jelasnya.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Mitsubishi Triton yang dikemudikan Tangsi Berutu. Karena jarak yang sudah sangat dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. 

Sepeda motor yang dikendarai korban menghantam bagian depan mobil tersebut. Benturan keras menyebabkan Suci Ramona mengalami luka berat di bagian kepala dan sempat dilarikan ke RS Medicare Sorek untuk mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengendara sepeda motor Honda Scoopy BM 4618 CAE yang tidak menjaga jarak aman saat berkendara sehingga menyebabkan senggolan dengan kendaraan di depannya dan berujung kecelakaan fatal," pungkasnya.

Satlantas Polres Pelalawan mengimbau kepada pengendara yang melintas di Jalur Lintas Timur untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas dan lebih mengutamakan keselamatan daripada kecepatan.