Purbaya Sebut Banyak Daerah Berpotensi Alami Tekanan Fiskal Akibat Penyesuaian TKD

Menteri-Purbaya5.jpg
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa (Liputan6.com/Tira)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku ada potensi sebagian daerah mengalami tekanan fiskal akibat penyesuaian anggaran transfer ke daerah (TKD).

Dirinya mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah memantau kondisi fiskal setiap daerah dan menyiapkan tambahan dana bagi wilayah yang membutuhkan.

"Ini sejak ada pemotongan TKD, kita menghitung mungkin ada daerah yang tidak bisa survive atau uangnya kurang untuk membayar gaji atau minimum activity," kata Purbaya, dikutip dari Kumparan, Rabu, 29 Juli 2026.

Purbaya menyampaikan,  Kementerian Keuangan kini melakukan pemantauan terhadap seluruh pemerintah daerah untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan dukungan tambahan anggaran.



"Jadi saya monitor untuk setiap daerah di seluruh Indonesia, di mana yang kira-kira kurang akan kita hitung," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah berencana memberikan tambahan dana kepada sekitar 490 daerah yang dinilai mengalami kekurangan anggaran untuk belanja pegawai ASN. Namun, realisasi tambahan anggaran tersebut masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin sampai seluruhnya, 490 daerah yang mungkin akan mendapatkan tambahan dana. Tapi itu tergantung pada nanti petunjuk Bapak Presiden (Prabowo) seperti apa," ungkapnya.

Salah satu daerah yang telah mengambil langkah penyesuaian anggaran adalah Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengumumkan penyesuaian tambahan penghasilan pegawai (TPP) ASN karena keterbatasan ruang fiskal daerah.