RIAU ONLINE, PEKANBARU – Tingginya minat pengemudi ojek online (ojol) untuk mengikuti kegiatan Sahur On The Road membuat Pemerintah Kota Pekanbaru menambah kuota peserta. Awalnya hanya disiapkan untuk 1.000 orang, kini jumlah peserta ditingkatkan menjadi 1.500 pengemudi ojol.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan penambahan kuota dilakukan setelah melihat antusiasme pendaftar yang terus meningkat sejak program tersebut diumumkan.
“Melihat antusias yang tinggi, maka kami putuskan untuk menambah kuota menjadi 1.500 orang. Abang dan kakak pengemudi ojol yang masih mau mendaftar segera daftarkan diri,” ujar Agung, Jumat 27 Februari 2026.
Para pengemudi ojol dapat melakukan pendaftaran melalui tautan yang tersedia di akun Instagram Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Pendaftaran dibuka hingga pukul 16.00 WIB pada hari yang sama.
Agung memastikan seluruh peserta tetap mendapat perhatian tanpa membedakan latar belakang agama.
Pengemudi ojol Muslim akan menerima santunan melalui BAZNAS, sementara peserta non-Muslim akan mendapatkan bantuan langsung dari dirinya secara pribadi.
“Abang kakak ojol jangan khawatir, yang Muslim akan diberikan santunan oleh BAZNAS dan yang non-Muslim dari saya pribadi,” ucapnya.
Digelar Awal Ramadan di Taman Labuai Citywalk
Kegiatan Sahur On The Road dijadwalkan berlangsung pada Minggu 1 Maret 2026 dini hari dan dipusatkan di Taman Labuai Citywalk. Acara akan dimulai sekitar pukul 03.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Markarius Anwar akan turun langsung mengikuti rangkaian acara bersama para pengemudi ojol, mulai dari ceramah agama, salat berjamaah hingga santap sahur bersama.
Selain kebersamaan dalam momentum Ramadan, setiap peserta juga dijadwalkan menerima bantuan sebesar Rp200 ribu sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada para pengemudi ojol.
“Kita sholat bareng, mendengarkan ceramah serta berbagi bersama,” kata Agung.

