RIAU ONLINE, PEKANBARU - Seorang perempuan mengenakan mukena putih dengan senyum tipis berjalan ke arah mimbar Masjid Raya An Nur bersiap bersyahadat didampingi kerabatnya.
Putri Yulianti, karyawan di sebuah rumah makan di Pekanbaru, memutuskan memeluk Islam setelah dua tahun memendam keinginannya untuk menjadi seorang Muslimah.
"Sebenarnya sudah dari dua tahun lalu ingin memeluk Islam, tetapi baru hari ini terkabul. Alasan saya memilih Islam karena melihat teman-teman kerja yang rutin salat dan berpuasa," ujar Putri kepada Rubianto, Sabtu, 7 Februari 2026.
Bahkan, Putri sempat memiliki keinginan untuk ikut melaksanakan salat bersama rekan kerjanya, meski belum memeluk Islam.
"Saat teman-teman salat, saya sudah ingin ikut. Namun mereka mengingatkan saya untuk bersyahadat terlebih dahulu. Kalau untuk puasa, saya sudah mencoba seperti umat Islam," jelasnya.
Lebih lanjut, Putri menegaskan bahwa keputusannya memeluk Islam murni berasal dari hati nuraninya sendiri. Dirinya juga telah meminta izin dan restu keluarga sebelum mengambil keputusan besar tersebut.
"Masuk Islam ini untuk selamanya. Jadi selama dua tahun ini saya sudah meminta izin kepada paman dan keluarga," tutupnya.
Ketua Mualaf Center An Nur Riau, Ir Rubianto, lantas mengingatkan Putri untuk Istiqomah dalam memeluk agama Islam.
"Apapun alasannya, apapun rintangannya, tetaplah Istiqomah dalam memeluk agama Islam," pesan Rubianto.
Putri Yulianti pun terlihat fasih membaca dua kalimat syahadat yang disaksikan sejumlah jamaah Masjid Raya An Nur. Putri yang resmi menjadi Mualaf seketika disambut rasa syukur para jamaah.
“Alhamdulillah,” ucap para jamaah usai Putri bersyahadat.
"Tetap belajar tata cara salat. Berwudhu yang terpenting," jelas Rubi.
Putri Yulianti juga mendapatkan bingkisan dari pengurus Mualaf Center An Nur Riau berupa perlengkapan salat lengkap.

