RIAU ONLINE, PEKANBARU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru terkesan masih melakukan pembiaran terhadap parkir kendaraan yang semrawut di depan Pasar Buah Jalan Jenderal Sudirman. Hingga kini, penertiban belum dilakukan secara maksimal, meski keluhan masyarakat terus bermunculan.
Kondisi parkir di kawasan tersebut kerap dikeluhkan karena kendaraan milik pengunjung memakan bahu jalan. Situasi yang sudah terjadi bertahun-tahun itu tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dinilai rawan menimbulkan kecelakaan, terutama pada jam-jam Pasar Buah dipadati pengunjung seperti sore dan malam hari.
Di lapangan, juru parkir memarkirkan kendaraan mobil pengunjung hingga dua lapis. Akibatnya, badan jalan semakin menyempit dan menyebabkan antrean kendaraan di salah satu ruas jalan protokol utama Kota Pekanbaru.
Padahal, di area Pasar Buah Sudirman telah tersedia lahan parkir khusus. Namun lemahnya pengawasan dari Dishub Kota Pekanbaru membuat fasilitas tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal.
Pengunjung pun lebih memilih parkir di tepi jalan demi kemudahan akses, meski jelas melanggar aturan lalu lintas.
Kondisi tersebut memaksa pengendara yang melintas untuk mengurangi kecepatan secara tiba-tiba atau berpindah jalur secara tiba-tiba karena bahu jalan dipenuhi kendaraan parkir. Situasi ini tentu membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Seorang pengguna jalan, Rudi mengaku kerap terganggu saat melintas di kawasan Pasar Buah Sudirman, terutama pada jam padat kendaraan.
“Kalau lewat sini sering macet, apalagi jam sibuk. Mobil parkir sampai dua lapis, jalan jadi sempit. Kadang harus mengerem mendadak karena mobil tiba-tiba parkir atau keluar dari parkiran,” ujar Rudi, Jumat 6 Februari 2026.
Selain itu dia juga mengeluhkan juru parkir yang kerap berdiri ditengah jalan untuk memberikan instruksi bagi pengendara agar memarkirkan kendaraannya di depan Pasar Buah.
Ia berharap Dishub Kota Pekanbaru bisa menjalankan tugasnya dengan melakukan penertiban secara tegas dan berkelanjutan agar persoalan parkir di Pasar Buah tidak terus berulang.
“Lahannya kan sudah ada, tapi kenapa dibiarkan parkir di pinggir jalan. Kalau ditertibkan tegas, pasti pengendara dan juru parkir mau tertib,” katanya.
Situasi parkir semrawut di Pasar Buah Sudirman pun terus menjadi sorotan masyarakat. Warga berharap Dishub Kota Pekanbaru segera melakukan penataan parkir secara serius, termasuk menertibkan juru parkir serta mengoptimalkan lahan parkir yang tersedia, demi menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.

