Teror Curanmor di Pekanbaru, Motor Raib Meski Terparkir di Rumah dan Masjid

Motor-kopling2.jpg
Ilustrasi motor (istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali menghantui warga Kota Pekanbaru. Dalam sepekan terakhir, setidaknya dua kasus pencurian sepeda motor dilaporkan terjadi di lokasi berbeda, menambah daftar panjang kejahatan serupa yang semakin meresahkan masyarakat.

Kasus pertama terjadi di Jl Serasi Raya II, Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan, pada Rabu, 14 Januari 2026. Sepeda motor milik warga yang terparkir di halaman rumah raib digondol pelaku. 

Korban baru menyadari kehilangan tersebut setelah mendapati kendaraan jenis Honda Beat yang sebelumnya terparkir rapi sudah tidak berada di tempat. Belum tuntas rasa khawatir warga di wilayah Tampan, kejadian serupa kembali terjadi di kawasan Rumbai, Kota Pekanbaru. 

Aksi pencurian sepeda motor kembali dilaporkan pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar waktu subuh, di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di area masjid yang berada di samping rumah duka. Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Honda Beat berwarna pink magenta dengan nomor polisi BM 4070 AAJ. 

Yang membuat warga semakin waswas, aksi pencurian ini terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. 


Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat pelaku beraksi dengan sangat cepat dan berani. Pelaku tampak mematahkan kunci stang sepeda motor hanya dengan menggunakan kaki, lalu dengan mudah mendorong dan membawa kabur kendaraan curiannya.  

Aksi tersebut berlangsung dalam hitungan detik, menandakan pelaku diduga sudah berpengalaman dan memahami situasi lingkungan sekitar.

Maraknya aksi curanmor ini memicu keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai pelaku semakin nekat dan tidak segan beraksi meski berada di area fasilitas umum maupun pemukiman padat penduduk. 

Bahkan waktu subuh yang selama ini dianggap relatif aman, kini justru menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan.

Sejumlah warga berharap aparat kepolisian dapat meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, serta mengungkap jaringan pelaku curanmor yang diduga beraksi secara berulang di berbagai wilayah Pekanbaru.

Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda, serta memarkirkan kendaraan di tempat yang aman dan terpantau.

Fenomena meningkatnya kasus pencurian sepeda motor ini menjadi alarm serius bagi semua pihak.