Dongkrak Pendapatan Daerah, DPRD Riau Bidik Pajak Air Permukaan Kebun Sawit

Wakil-Ketua-DPRD-Riau-Budiman-Lubis.jpg
Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Budiman Lubis (Istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, Budiman Lubis, mendorong Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan DPRD Riau dan Pemprov Riau untuk mengoptimalkan pendapatan pajak dari Pajak Air Permukaan (PAP) di Perkebunan Kelapa Sawit. 

Ia menjelaskan, Provinsi Riau merupakan wilayah perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Berkaca dari Sumatera Barat (Sumbar), Riau juga bisa mendapatkan triliunan rupiah dari PAP di perkebunan kelapa sawit jika pajak dari sektor ini dioptimalkan.

"Pajak Air Permukaan di perkebunan kelapa sawit ini perlu untuk dioptimalkan lagi oleh Pansus Optimalisasi Pendapatan kita. Karena, di Sumbar saja, bisa mendapatkan ratusan miliar dari pajak di sektor ini, maka Riau tentunya bisa dapat triliunan kalau dioptimalkan," ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pihaknya juga mendorong agar Perda untuk optimalisasi pajak tersebut segera dibuat. Sehingga, Pansus mendapatkan payung hukum yang pasti untuk melakukan perhitungan pajak.


"Seperti di Sumbar sudah ada Perdanya juga. Karena sawit ini kebutuhan airnya juga banyak," jelasnya. 

Selain PAP, menurutnya sektor pajak seperti pajak rokok, balik nama kendaraan, bahan bakar dan kekayaan alam juga menjadi potensi yang harus dioptimalkan. 

Meski persenan pendapatan dari pajak-pajak tersebut tergolong lebih kecil. Namun, jumlahnya cukup besar jika ditotalkan.

"Seperti pepatah Cina, walaupun sedikit tetapi kalau dikumpulkan jadi banyak," pungkasnya.