RIAU ONLINE, PEKANBARU - Manajemen Hotel Grand Elite Pekanbaru menyampaikan empati mendalam kepada para peserta seminar yang mengalami gangguan kesehatan usai mengikuti kegiatan Peningkatan Mutu Akademik Universitas Lancang Kuning (Unilak).
Kegiatan tersebut diketahui berlangsung selama tiga hari, sejak 7 hingga 9 Januari 2026, dan diikuti oleh ratusan mahasiswa penerima beasiswa prestasi Pemerintah Provinsi Riau.
General Manager Hotel Grand Elite, Doni Marten Chan, menegaskan bahwa pihak hotel bertanggung jawab secara profesional dengan melakukan langkah-langkah investigasi menyeluruh, meskipun hingga saat ini belum dapat disimpulkan secara pasti sumber penyebab keluhan kesehatan tersebut.
"Kami berempati kepada sebagian peserta seminar yang tidak lain adalah mahasiswa Universitas Lancang Kuning. Terkait keluhan kesehatan yang muncul, manajemen Hotel Grand Elite tetap bertanggung jawab dengan melakukan investigasi internal, baik itu terkait SOP maupun aspek operasional lainnya," ujar Doni saat dijumpai di ruangannya, Senin, 12 Januari 2026.
Doni menjelaskan, keluhan kesehatan yang dirasakan peserta bervariasi, mulai dari mual, diare hingga muntah. Namun demikian, kejadian tersebut tidak berlangsung secara seragam dan tidak dialami oleh seluruh peserta.
"Keluhan yang muncul beragam, ada yang mual, ada yang diare dan muntah. Namun sampai sejauh ini tidak ada peserta yang harus dirawat inap. Ada yang diare satu kali lalu selesai, dan kejadiannya juga tidak seragam," jelasnya.
Doni juga mengungkapkan bahwa selama dua hari pertama pelaksanaan seminar, tidak ditemukan adanya keluhan kesehatan dari para peserta. Masalah baru muncul pada hari terakhir kegiatan.
"Hari pertama dan kedua tidak ada masalah. Keluhan kesehatan justru terjadi di hari terakhir kegiatan," ungkap Doni.
Sebagai bentuk keseriusan, pihak hotel berencana mengirimkan sampel untuk diuji di laboratorium guna memastikan penyebab pasti dari keluhan tersebut.
"Kami sudah mengirimkan sampel ke laboratorium dan menunggu hasilnya. Setelah itu baru bisa kita klarifikasi apa sebenarnya yang menjadi penyebab. Saat ini kami belum bisa berspekulasi," tegasnya.
Doni menambahkan bahwa faktor penyebab gangguan kesehatan tidak bisa langsung difokuskan pada makanan semata. Menurutnya, banyak faktor lain yang juga berpotensi memengaruhi kondisi peserta.
"Faktor penyebabnya banyak. Tidak bisa langsung fokus ke makanan. Bisa saja karena kondisi AC yang dingin, peserta tidak sarapan, kelelahan, atau faktor lainnya," jelasnya.
Doni juga menekankan bahwa kualitas makanan di Hotel Grand Elite telah melalui standar ketat sebagai hotel berbintang empat.
"Kualitas makanan di Hotel Grand Elite sangat kami jaga. Semua makanan disiapkan dalam kondisi fresh, dimasak terlebih dahulu baru disajikan. Sistem service dan standar hotel bintang empat kami terapkan dengan ketat," katanya.
Bahkan, pada hari yang sama, hotel juga menggelar acara lain dengan menu makanan yang sama, namun tidak ditemukan adanya keluhan kesehatan dari peserta acara tersebut.
"Di hari yang sama ada event lain dengan menu yang sama dan tidak ada masalah. Karena itu kami tidak bisa langsung menyimpulkan sebelum hasil laboratorium keluar," terang Doni.
Terkait komunikasi dengan pihak kampus, Doni menyebut bahwa pertemuan telah dilakukan bersama jajaran pimpinan Universitas Lancang Kuning.
"Kami sudah bertemu dengan pihak kampus, termasuk Wakil Rektor I dan II. Dalam pertemuan tersebut tidak ada komplain secara langsung yang disampaikan," pungkasnya.

