RIAU ONLINE, PEKANBARU — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau menunjukkan kepedulian dan kreativitas dalam membantu korban bencana banjir di Aceh Tamiang. Melalui inovasi sederhana namun bermanfaat, Satpol PP Riau mengubah mesin traktor menjadi alat pembersih lumpur guna mempercepat proses pemulihan pascabanjir di wilayah terdampak.
Kepala Satpol PP Provinsi Riau, drg. Sri Sadono Mulyanto mengatakan alat hasil modifikasi tersebut akan diberangkatkan ke Aceh Tamiang dalam misi kemanusiaan tahap ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Januari 2026.
“Alat traktor yang telah kami modifikasi ini akan kami bawa dalam misi tahap tiga ke Aceh Tamiang. Tujuannya untuk membantu membersihkan lumpur sisa banjir yang masih menumpuk di permukiman dan fasilitas umum,” ujar Sri Sadono, Kamis, 8 Januari 2026.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, Satpol PP Riau akan memberangkatkan sebanyak 36 personel yang akan terlibat langsung di lapangan. Selain membawa mesin pembersih lumpur, rombongan juga mengangkut bantuan donasi yang berasal dari masyarakat Riau serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
“Selain personel dan alat, kami juga membawa bantuan donasi dari masyarakat Riau dan ASN Riau sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Aceh Tamiang,” jelasnya.
Sri Sadono menambahkan, kehadiran Satpol PP Riau di lokasi bencana tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan, tetapi juga turut membantu proses pemulihan fasilitas umum, seperti pembersihan jalan, tempat ibadah, dan sarana publik lainnya yang terdampak banjir.
“Kami berharap kehadiran Satpol PP Riau dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang dan mempercepat pemulihan pascabanjir, khususnya dalam membersihkan lumpur yang sulit ditangani secara manual,” pungkasnya.

