RIAU ONLINE, PEKANBARU - Dua orang pria, Koko Suriyanto (28) dan Herman (37), menyatakan diri memeluk Islam di Masjid Raya An Nur Provinsi Riau usai Salat Jumat, Jumat, 19 Desember 2025. Keduanya menyatakan keinginannya memeluk Islam karena suatu alasan.
Herman, pria kelahiran Bagansiapiapi mengaku ingin menjadi seorang Muslim sebelum menikah. Selain itu, keinginannya untuk bersyahadat juga dipengaruhi faktor lingkungan dan pergaulan.
"Saya masuk Islam karena ingin menikah dan karena sering diajak kawan ke tempat pengajian. Bahkan teman saya ada juga ustaz menyarankan untuk memeluk agama Islam," ujar Herman kepada pembimbing Mualaf Center An Nur (MCA), Ustaz Rubianto.
Sementara Koko Suriyanto mengatakan Alquran Surah Al-Anbiya: 107 telah menggugah hatinya untuk menjadi seorang Muslim. Bahkan, ia menyebut agama sebelumnya juga menyampaikan kalimat yang hampir sama dengan ajaran Islam.
"Dalam ajaran agama saya sebelumnya ada kalimat yang hampir sama dengan ayat Allah, “tidak aku utus engkau melainkan untuk Rahmat semesta alam”, alasan itulah, dengan ajaran yang sama semakin memantapkan saya masuk Islam,” ujar Koko.
Rubianto berpesan agar keduanya tetap menjaga hubungan baik dengan kedua orang tua meski berbeda keyakinan.
"Islam mengajarkan untuk wajib berbuat baik kepada kedua orang tua meski berbeda keyakinan. Kecuali mengajak kembali ke agama sebelumnya baru bisa kita membantah dengan nada lembut," jelas Rubianto.
Keduanya kemudian mengucapkan dua kalimat syahadat dengan bimbingan Ustaz Rubianto, dan disaksikan sejumlah jemaah Masjid Raya An Nur.
Ketua MCA itu juga mengingatkan keduanya agar terus belajar, baik bacaan salat dan gerakan serta menghafal ayat pendek dan serta tata cara berwudhu.
"Tetaplah Istiqomah dalam memeluk dan menjalankan agama Islam. Sehabis ini jangan lupa mandi besar dan kamu (Koko dan Herman-red) jangan pernah kembali ke Agama sebelumnya," pesan Rubianto.
Keduanya yang resmi menjadi mualaf disambut, dirangkul, dan dibanjiri ucapan selamat dari jemaah Salat Jumat yang menyaksikan.

