RIAU ONLINE, PEKANBARU - Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR), menyelenggarakan Taklimat Media: Capaian Kinerja 2025 di Aula Raja Ali Haji, Balai Bahasa Provinsi Riau, Pekanbaru, pada Jumat, 12 Desember 2025.
Acara ini menyoroti keberhasilan signifikan dalam program pelestarian bahasa dan sastra daerah, khususnya Bahasa Melayu Riau. Upaya ini dilakukan sebagai komitmen terhadap pilar pelestarian bahasa dan sastra daerah yang menjadi fokus kerja BBPR sepanjang tahun.
Kepala BBPR, Umi Kulsum, menyampaikan, salah satu capaian paling membanggakan adalah kontribusi nyata BBPR terhadap khazanah bahasa Indonesia melalui pengayaan kosakata. Tim Kerja Perkamusan dan Peristilahan BBPR telah berhasil menghimpun 627 kosakata Bahasa Melayu Riau, melampaui target yang ditetapkan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 480 kosakata telah dinyatakan lolos dalam Sidang Komisi Bahasa Daerah (SKBD) dan siap untuk diusulkan masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Proses ini menjadi bukti nyata pelibatan bahasa daerah dalam memartabatkan bahasa nasional.
Selain kontribusi kosakata, upaya pelestarian bahasa daerah juga diwujudkan melalui produk kebahasaan. BBPR telah menyelesaikan penyusunan buku dengan judul "Senarai Kosakata Bahasa Melayu Riau" dalam format cetak dan digital. Selain itu, draf cetak Kamus Dwibahasa Indonesia–Melayu Pelalawan juga berhasil disusun sebagai alat pelindungan bahasa daerah.
“Untuk mewujudkan lembaga yang bermartabat dan bermanfaat, diperlukan kolaborasi dengan berbagai pihak serta percepatan kinerja yang berfokus pada penyelenggaraan program prioritas yang memberikan dampak luas bagi masyarakat,” ujar Umi.

