RIAU ONLINE, PEKANBARU - Elevasi air di Waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, menurun tipis pada Senin pagi, 1 Desember 2025.
Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah mengatakan, elevasi waduk ini berada di angka 74,72 MDPL pada jam 06.00 WIB. Turun sekitar 3 cm dibandingkan catatan pada Minggu kemarin.
Sementara, Outflow Turbin mencapai 99,15 m³/detik. Inflow waduk pada periode yang sama juga berada pada angka yang sama, yaitu 99,15 m³/detik.
"Angka ini menunjukkan elevasi air berada dalam low level. Kisaran Low Water Level (LWL) yaitu 73,50–80,59 mdpl. Kalau untuk kategori lainnya yakni Normal Water Level (NWL) 80,60–82,99 mdpl dan High Water Level (HWL) 83,00–85,00 mdpl," jelasnya.
Menurutnya, dalam kategori ini, elevasi air waduk masih dalam kondisi aman.
"Level waduk masih berada pada kondisi aman dan operasional pembangkit berlangsung normal," jelasnya.
Meski demikian, Pihak PLTA Koto Panjang juga mengimbau seluruh masyarakat tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"Mari kita bersama menjaga bumi untuk tetap sehat dan nyaman untuk ditinggali. Salam selamat, sehat, dan aman," pungkasnya.

