Informasi Pencairan BLTS Kacau, Ratusan Warga Saling Dorong di Kantor Pos Pekanbaru

antrean-blts-di-kantor-pos.jpg
Antrean BLTS di Kantor Pos Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Senin, 24 November 2025. (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Ratusan warga memadati Kantor Pos Pekanbaru di Jalan Jenderal Sudirman, Senin 24 November 2025 pagi. Mereka datang untuk mengambil Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025. 

Antrean panjang sejak pagi membuat suasana di area kantor pos tampak sesak dan tidak terkendali. Kerumunan warga terjadi karena adanya informasi yang simpang siur terkait batas waktu pengambilan bantuan. 

Sebagian warga mengaku menerima informasi bahwa hari ini merupakan hari terakhir pencairan, sementara lainnya mendapat kabar bahwa pengambilan masih dapat dilakukan hingga 30 November 2025.

“Kami dapat info dari ketua RT katanya hari ini terakhir. Makanya kami buru-buru ke sini. Tapi pas sampai, banyak yang bilang batasnya tanggal 30. Jadi kami bingung sebenarnya mana yang benar,” ujar Tika, warga Rumbai.

Tika menyebutkan ketidakjelasan informasi membuat situasi semakin semrawut. Ia mengaku sudah menunggu sejak pagi, tetapi tidak ada petugas Kantor Pos yang memberikan arahan resmi.


“Kita cuma disuruh antre. Dari tadi petugasnya tak ada yang jelaskan. Hanya sekuriti yang atur antrean, itu pun tak tahu pasti soal tanggal pembagian,” ucapnya.

Akibat minimnya informasi dari pihak kantor pos, banyak warga yang akhirnya saling bertanya satu sama lain mengenai jadwal pengambilan. Beberapa warga mengaku takut kehilangan hak bantuan jika tidak datang hari ini, sehingga mereka berbondong-bondong memenuhi halaman kantor pos meski kondisi sudah sangat padat.

“Ekonomi lagi susah sekarang. BLTS ini sangat membantu. Makanya kami tak mau ambil risiko kalau memang benar hari ini terakhir,” katanya. 

Situasi di lokasi hanya dikendalikan oleh masyarakat penerima bantuan sendiri, mereka saling menegur dan meminta warga lainnya untuk sabar dan tidak dorong-dorongan.

Warga berharap pemerintah maupun pihak Kantor Pos Pekanbaru memberikan informasi yang lebih jelas dan terkoordinasi agar tidak menimbulkan kegaduhan dan kepadatan seperti yang terjadi hari ini.

“Kalau informasinya jelas, tak akan seramai ini. Kita cuma mau kepastian saja,” tutupnya.