RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto bantah adanya penggeledahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Gubernur pada Senin, 10 November 2025.
SF Hariyanto mengaku, kedatangan KPK ke Kantor Gubernur Riau bertujuan untuk meminta sejumlah data.
“Gak ada penggeledahan. Jadi KPK datang ke sini ada yang datang, data diminta. Bagaimanapun kita selaku tuan rumah membantu proses penyidikan KPK,” ujar SF Hariyanto.
SF Haryanto juga menegaskan bahwa berdasarkan pengamatannya, tidak ada ruangan di kantor gubernur yang digeledah oleh tim penyidik.
“Gak ada ruangan yang diperiksa, cuma ngobrol-ngobrol aja. Dokumen belum tahu ada yang dibawa atau enggak, kalau ada berkas yang dibawa nanti Sekda (Syahrial Abdi) yang tanda tangan,” jelasnya.
Saat disinggung mengenai mobil dinasnya yang turut diperiksa oleh penyidik KPK, SF Hariyanto mengaku tidak mengetahui hal tersebut.
“Saya gak tahu kalau mobil diperiksa, saya tadi di atas. Sekarang KPK di ruang rapat gubernur,” ujarnya.
Sebelumnya, diberitakan bahwa KPK melakukan penggeledahan di Kantor Gubernur Riau dan Mobil Dinas Plt Gubernur Riau di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Penggeledahan berlangsung sejak pukul 11.00 WIB dan masih berlanjut hingga sekitar pukul 15.10 WIB. Selama proses tersebut, aktivitas pegawai di lingkungan kantor Gubernur Riau tetap berjalan seperti biasa, sementara petugas kepolisian bersenjata lengkap menjaga ketat area gedung.

