Pemko Pekanbaru Awasi Kualitas Makanan Program Makan Bergizi Gratis

MBG-di-Pekanbaru3.jpg
MBG di Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Sat Brimobda Riau. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus melakukan pemantauan dan pengawasan rutin terhadap kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh penerima manfaat memperoleh sajian yang sehat dan berkualitas.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin mengatakan pelaksanaan program MBG memang belum menjangkau seluruh peserta didik di kota tersebut. Salah satu kendalanya, masih banyak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum aktif beroperasi.

“Kami mengakui bahwa program MBG di Kota Pekanbaru belum menyeluruh, baru bisa menjangkau beberapa sekolah saja,” ujar Zulhelmi Arifin, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Pekanbaru, Minggu 2 November 2025.

Berdasarkan data dari Satgas MBG Pekanbaru, saat ini terdapat 72.821 penerima manfaat yang tersebar di 240 sekolah. Namun, jumlah itu masih jauh dari total peserta didik yang diharapkan dapat menikmati program tersebut.


Menurut Zulhelmi, idealnya Kota Pekanbaru membutuhkan sekitar 100 SPPG aktif agar program MBG bisa menjangkau seluruh sekolah, termasuk di wilayah pinggiran kota yang hingga kini belum tersentuh layanan tersebut.

“Jumlah SPPG aktif kita baru 36 unit. Kami sadar, pengawasan terhadap pelaksanaan program ini juga belum bisa dilakukan secara menyeluruh,” jelas pria yang akrab disapa Ami itu.

Zulhelmi menambahkan, pengawasan yang dilakukan tim difokuskan pada bahan pangan segar yang digunakan sebagai menu sajian MBG di sekolah. Pemeriksaan dilakukan secara rutin untuk memastikan bahan makanan dalam kondisi layak konsumsi dan bebas dari kandungan berbahaya.

“Kita pastikan bahan pangan yang digunakan segar dan aman. Saat ini memang belum semua bisa kita awasi langsung, tapi tidak ada indikasi penggunaan bahan berbahaya di SPPG yang sudah aktif,” tegasnya.