Bekas Galian Telan Korban Jiwa, DPRD Pekanbaru Minta Pemerintah Ambil Langkah Serius

Tengku-Azwendi-di-bekas-galian-C.jpg
Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi, meninjau bekas galian C di Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya, yang menjadi lokasi tenggelamnya dua bocah. (Herianto Wibowo/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi, mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru untuk segera melakukan inventarisasi dan penanganan serius terhadap bekas galian di Jalan Badak, Kecamatan Tenayan Raya.

Hal ini disampaikannya setelah dua bocah kakak beradik meninggal dunia karena tenggelam di bekas galian tersebut, pada Selasa, 9 September 2025.

"Jangan sampai ada korban lagi," tegasnya usai meninjau lokasi kejadian didampingi Camat Tenayan Raya, Abdul Barri, Rabu, 10 September 2025.

Ia menilai keberadaan bekas galian yang terbengkalai sangat membahayakan warga sekitar, terutama anak-anak.


"Atas nama pribadi dan lembaga DPRD Pekanbaru, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," ujarnya.

Azwendi memastikan DPRD Pekanbaru akan mengawal persoalan tersebut. Menurutnya, pengawasan serta penertiban terhadap aktivitas galian perlu diperketat agar tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.

"DPRD akan mendorong pemerintah agar hadir dan lebih responsif terhadap masalah yang berhubungan dengan keselamatan warga. Ini bukan hanya persoalan lingkungan, tapi juga nyawa manusia," pungkas Ketua Demokrat Pekanbaru itu.