DPRD Desak Pemko Pekanbaru Segera Aktifkan Pasar Induk

Ilustrasi-pasar-induk.jpg
Ilustrasi pasar induk (Foto: Jamal Ramadhan/kumparan)

RIAU ONLINE, PEKANBARU – Kenaikan harga sembilan bahan pokok (sembako) di pasar tradisional Pekanbaru kembali terjadi. Fenomena ini dinilai sudah menjadi ‘tradisi’ tahunan, terutama menjelang hari besar atau akibat faktor cuaca yang memicu gagal panen.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera hadir memberikan solusi agar gejolak harga tidak terus memberatkan masyarakat.

“Kenaikan harga sembako saat ini sebenarnya sudah menjadi kebiasaan yang tidak bagus, makanya harus segera dicarikan solusi oleh pemerintah bagaimana kebutuhan masyarakat tidak terus-terus bergejolak,” ujar Oka, Rabu 3 September 2025.

Politisi Partai Gerindra itu juga menekankan pentingnya pengaktifan pasar induk di Jalan Soekarno Hatta sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.


“Saran kami pasar induk menjadi salah satu solusi supaya ketersediaan dan harga sembako lebih terjamin,” tambahnya.

Lebih jauh, Oka mengingatkan pengaktifan pasar induk juga akan menjadi langkah antisipasi terhadap tingginya permintaan masyarakat, terutama dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang dijalankan pemerintah.

“Sebagai antisipasi ketika dapur makan bergizi gratis sudah sesuai dengan hitungan pemerintah akan terjadi defisit bahan baku, karena akan banyak sekali bahan pokok yang disalurkan ke dapur-dapur MBG. Jadi mulai dari sekarang dinas ketahanan pangan dan dinas terkait sudah mengantisipasi hal ini,” pungkas Oka