RIAU ONLINE, PEKANBARU - Ratusan mahasiswa Universitas Riau (Unri) menuntut pihak kepolisian untuk membebaskan Khariq Anhar yang ditangkap dan dijadikan tersangka, beberapa hari lalu. Penangkapan Khariq Anhar dinilai merupakan upaya untuk membungkam demokrasi.
"Salah satu rekan kami ditangkap dan dijadikan tersangka. Hanya karena dia kritis dan menyampaikan pendapat yang jujur tentang kondisi negaranya," ujar seorang orator aksi di depan Gedung DPRD Riau, Senin, 1 September 2025.
Massa kemudian mulai membongkar kawat berduri yang dinilai terlalu berlebihan untuk menyambut masyarakat yang hendak datang ke gedung rakyat untuk menyampaikan aspirasinya.
Orator mengatakan, pihaknya datang bukan untuk merusak fasilitas publik dan gedung DPRD Provinsi Riau, melainkan untuk menyampaikan aspirasi kepada DPRD Riau.
Tanpa dihalangi oleh pihak kepolisian, massa kemudian membongkar kawat berduri tersebut. Usai membongkar kawat berduri, situasi kembali kondusif.

