RIAU ONLINE, PEKANBARU – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau berhasil menangkap seekor harimau sumatera yang diduga menyerang seorang pekerja perusahaan hingga tewas pada awal Agustus 2025.
Penangkapan dilakukan melalui pemasangan box trap di konsesi perusahaan, Kecamatan Teluk meranti, Kabupaten Pelalawan.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono menjelaskan, pihaknya bergerak cepat usai menerima laporan insiden tersebut.
“Kami langsung melakukan penilaian lapangan, memasang kamera trap, dan dari hasil itu teridentifikasi satu ekor harimau aktif di lokasi,” ujarnya, Selasa, 12 Agustus 2025.
Pemasangan box trap membuahkan hasil pada Minggu, 12 Agustus 2026 lalu sekitar pukul 16.00 WIB. Harimau jantan berusia 5–6 tahun itu ditemukan sudah berada di dalam perangkap.
“Langkah selanjutnya adalah mengambil sampel darah, kotoran, dan ludah untuk pemeriksaan laboratorium, guna memastikan apakah ada unsur DNA manusia,” tambah Supartono.
Untuk sementara, satwa dilindungi tersebut akan dititipkan di Pusat Penyelamatan Harimau di Dharmasraya, Sumatera Barat, yang dikelola Arsari.
“Harimau masih remaja, sehingga nanti akan dilakukan pengamatan lebih lanjut,” jelasnya.

