RIAU ONLINE, PEKANBARU – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru untuk menempatkan personel secara rutin di sekitar U-turn depan Pasar Cik Puan, Jalan Tuanku Tambusai.
Hal ini menyusul dibukanya kembali putaran balik tersebut yang dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama pada jam-jam sibuk.
“Pasca pembukaan U-turn, potensi kemacetan lalu lintas di kawasan Pasar Cik Puan diprediksi cukup tinggi. Kami minta Dishub standby, minimal di jam-jam sibuk supaya lalu lintas tetap tertib dan aman. Intinya, bagaimana supaya di sana tidak macet,” ujar Roni Amriel, Ahad 20 Juli 2025.
Politisi Partai Golkar ini menilai kehadiran petugas Dishub di lapangan sangat penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan mencegah terjadinya penumpukan kendaraan, terutama pada pagi dan siang hari ketika aktivitas pasar tengah ramai.
Selain menyoroti pentingnya kehadiran petugas, Roni juga meminta agar Dishub segera memasang rambu-rambu lalu lintas yang jelas di titik tersebut.
Menurutnya, pengaturan yang baik akan sangat membantu pengendara dalam memahami aturan di kawasan padat seperti Pasar Cik Puan.
“Tentu dengan dipasangnya rambu-rambu dan pengaturan lalu lintas yang optimal, akan mendukung kelancaran aktivitas perdagangan dan kenyamanan pengunjung pasar,” tambahnya.
Tak hanya itu, Roni juga mengingatkan Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) serta Satuan Lalu Lintas (Satlantas) agar ikut aktif dalam pengawasan dan pengaturan lalu lintas di kawasan tersebut.
“Zebra cross depan pasar juga harus dicat ulang, karena sudah pudar dan tidak terlihat jelas oleh pengendara maupun pejalan kaki. Ini penting untuk keselamatan bersama,” pungkasnya.

