Kapolda Riau Jawab Sindiran Netizen Soal Peran Polisi

Kapolda-saat-buka-festival-pocil.jpg
Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Diksi 'Lebih baik lapor Pemadam kebakaran (Damkar) daripada lapor polisi' kian menggema baik secara nasional, maupun di Provinsi Riau.

Hal ini tak lepas dari kekecewaan masyarakat yang laporannya kadang ditolak, diabaikan tanpa ada penindakan atau perkembangannya.

Baru-baru ini, diksi tersebut kembali mencuat disampaikan netizen saat kejadian lakalantas terjadi di Jalan Sudirman yang melibatkan mobil Pajero warna hitam BM 45 YY, Rabu, 16 Juli 2025 dinihari.

Dalam video viral yang diterima itu, memperlihatkan aksi heroik petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas tunggal terjepit dalam bangkai mobil yang ringsek parah.

Banyak netizen yang memuji aksi heroik petugas damkar dari pada pihak kepolisian dan bahkan membanding-bandingkan nya.

Seperti akun @pangkas_dedy_* menulis: “Keren, Damkar serba bisa.”


Sementara @novaramonez_hutagal** berkomentar: “Menyala, Damkar!”

Bahkan, akun @putra.zikridwi mengaitkan aksi nyata ini dengan film yaitu “Dulu saya kira Damkar serba bisa cuma di film Si Jago Merah yang dibintangi Judika dan Ringgo. Ternyata di dunia nyata Damkar juga begitu. Berarti film itu terinspirasi dari kisah nyata.” tulisnya.

Namun, tak sedikit pula warganet yang mempertanyakan peran institusi lain. Akun @aidil.riau menyindir: “Bukannya tanggung jawab laka lantas itu kepolisian ya? Kalau semua dikerjakan Damkar, polisi kerjanya apa?”

Terlepas dari kontroversi yang muncul, kejadian ini menjadi bukti bahwa sinergi cepat antarinstansi sangat penting dalam menyelamatkan nyawa.

Aksi nyata petugas Damkar Pekanbaru menunjukkan bahwa keberanian dan keahlian mereka tak hanya dibutuhkan saat kebakaran, tapi juga dalam situasi darurat lainnya.

Terkait adanya diksi seperti itu, Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan memastikan kalau diksi tersebut tidak ada di Polda dan bahkan Herry menantangnya kalau ada 

"Di Polda Riau belum tentu, mari silahkan kita coba, kalau di Polda Riau belum tentu, ini diksinya jangan dibangun dari Damkar, tugas kita lebih komplek dan lebih banyak," ujar Irjen Herry ketika menjawab pertanyaan seseorang saat peluncuran Program Radar.

Menurut Herry, satu saja masyarakat tidak terlayani dengan baik, iya menganggap dirinya salah dan gagal.

"Disini tidak ada komen-komen kalah dengan damkar, saya tegaskan tidak ada sama sekali, kita terbuka menerima kritik dari manapun. Bahkan ada yang langsung DM ke saya, saya perintahkan minta maaf, minta maaf."

"Kita maun tunjukkan ke masyarakat, kita memiliki wajah baru untuk melayani masyarakat secara digital dengan pelayanan Berbeda dan bisa melihat ini upaya kita melayani masyarakat dengan baik," pungkasnya.