Aktual, Independen dan Terpercaya


Welcome Back Sempurna Super Dzuma, 4 Gol Dilesatkan bagi PSPS Riau

Herman-Dzumafo.jpg
(TWITTER/PSPSOFFICIAL)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Kepulangan (welcome back) sempurna dilakukan penyerang haus gol, Herman Dzumafo Epandi, dalam laga perdananya memperkuat PSPS Riau di putaran kedua Liga II Grup 1, Sabtu, 22 Juli 2017, di Stadion Utama Riau. 

Tak tanggung-tanggung, dalam laga perdananya Super Dzuma usai menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI), ia memborong 4 gol sekaligus usai membantai Persih Tembilahn 6-0 tanpa balas. 

Super Dzuma terakhir memperkuat PSPS Pekanbaru saat merumput di kasta tertinggi Liga Indonesia, tahun 2011 silam. Sejak itu, ia melalang buana memperkuat tim papan atas Liga Indonesia, seiring anjlok dan degradasinya PSPS ke kasta lebih rendah. 

Baca Juga: Herman Dzumafo Curhat Ingin Kembali Merumput Bersama PSPS Riau

Kepercayaan diberikan Pelatih Kepala PSPS, Philep Hansen Maramis, dibayar tuntas oleh Super Dzuma. Di babak pertama, Super Dzuma menjadi kreator gol perdana yang dicetak Wahyu  Kristanto di menit 38. 

Gol tersebut tercipta berkat kerja sama yang apik antara pemain punggung 28 Julkarnain Tehupelasury dengan Dzumafo. Umpan tarik diberikan Dzumafo tak disia-siakan Wahyu Kristanto.

Herman

Memasuki babak kedua, tak cukup hanya memberikan umpan saja, Dzumafo mulai menunjukkan kualitas dirinya sebagai penyerang papan atas Liga Indonesia.  

Ia mencetak gol perdananya di menit 55 usai memanfaatkan umpan manis dari pemain debutan juga, Julkanarnain Tehupelasury. Assist tersebut tak disia-siakan suami dari Maria Mahdalena, perempuan berdarah batak, sehingga bola pun bersarang di gawang PS Tembilahan dijaga Ade Suhendra. Papan skor berubah menjadi 2-0.

Gol kedua Dzumafo ditorehkannya di menit 72. Kali ini berkat Umpan cantik dari kaki Riki Dwi Saputro. Stadion Utama Riau pun sorak bergema karena teriakan sukacita terciptanya gol.

Klik Juga: PSPS Riau Kembali Pinang Herman Dzumafo Epandi

 

Belum puas, Dzumafo kembali mengamuk dengan merobek jala lawannya di menit 75. Hattrick, tiga gol dilesatkan pemain kelahiran Kamerun tersebut. 

Kala itu, ia bergerak cepat memainkan bola secara individu dan berakhir dengan tambahan gol di kubu tuan rumah menjadi 4-0. Sebelum Dzumafo mencetak gol terakhirnya, Firman Septian yang baru pulih dari cedera rahangnya, tak mau ketinggalan menyumbangkan satu gol bagi PSPS Riau. Skor pun berubah menjadi 5-0.

Laga sore itu menjadi bulan-bulanan bagi Persih Tembilahan. Laga ditutup dengan gol terakhirnya Dzumafo, empat gol, di menit 80. Stadion Utama Riau sebelumnya menjadi momok bagi skuad PSPS Riau karena tak pernah mendatangkan poin penuh 3 angka, berubah gegap gempita ketika peluit dibunyikan wasit Safrizal dibunyikan tanda babak kedua berakhir.

Dengan hasil kemenangan ini, PSPS Riau masih tetap bercokol di posisi kedua dengan raihan poin 15 poin, menjaga jarak dari Persiraja Banda Aceh.

Lihat Juga: Jadi WNI, Herman Dzumafo Motor Terciptanya Gol Pertama PSPS Riau

Sementara itu, pemuncak klasemen masih dihuni PSMS Medan. Dalam laga petang ini, bersamaan dengan laga PSPS Riau, harus puas pulang dengan membawa satu poin imbang tanpa gol menjamu tuan rumah 757 Kepri Jaya. Dengan hasil imbang tersebut, PSMS Medan hanya mampu mengoleksi 20 poin.

kuti dan simak kiprah PSPS Riau di Liga II dengan klik di sini.

Sukai/Like Fan Page Facebook RIAUONLINE dan Follow Twitter @red_riauonline