Warga Merempan Terjangkit Penyakit Kulit Akibat Pembangunan PKS

Warga-Merempan-Terjangkit-Penyakit-Kulit-Akibat-Pembangunan-PKS.jpg
Warga Kampung Merempan, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak terjangkit penyakit kulit diduga akibat pencemaran air sungai. (Hendra Dedafta/Riau Online)

RIAU ONLINE, SIAK – Pembuatan kanal untuk pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT Karina Persada Sejahtera di Kampung Merempan, Kecamatan Siak, Kabupaten Siak, diduga mencemari aliran anak sungai. Akibatnya, warga yang bergantung pada air tersebut kini menderita penyakit kulit.

Air sungai yang sehari-hari dimanfaatkan masyarakat untuk mandi, mencuci, dan mencari ikan berubah menjadi keruh sejak adanya pengerukan kanal pembatas pembangunan PKS. 

Kondisi itu membuat warga yang bertempat tinggal di tepi sungai mengeluhkan gatal-gatal, bahkan hasil tangkapan ikan pun hilang karena tercemar lumpur.

“Ibu Bupati tengoklah kami terkena gatal-gatal, air sungai yang biasa kami gunakan untuk mandi dan mencuci jadi keruh,” ucap Herawati, salah seorang warga Merempan pada Kamis, 25 September 2025.


Lanjutnya, warga telah menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan PKS tersebut karena lokasinya dinilai terlalu dekat dengan permukiman.  Selain itu, sosialisasi resmi dari pihak perusahaan maupun pemerintah kampung juga belum pernah dilakukan. 

Bupati Siak Afni Zulkifli saat sidak ke lokasi bersama wakil Bupati, Sekda dan anggota DPRD Siak menerima banyak sekali keluhan warga akibat pembangunan PKS tersebut.

Bupati Afni Zulkifli menyayangkan tindakan perusahaan yang mendirikan PKS tanpa memperhatikan dampak lingkungan. 

Menurutnya, sungai merupakan sumber kehidupan masyarakat Merempan, sehingga jika tercemar akan berimbas langsung pada kesehatan dan mata pencaharian warga.

“Pemerintah Kabupaten Siak akan menindaklanjuti dampak yang terjadi supaya tidak berlarut-larut," tegas Bupati Afni. 

"Nanti akan langsung kita surati pak Gubernur Riau untuk ditinjau ulang, jangan diberikan izin PKS ini sampai semuanya selesai dan tidak berdampak buruk bagi warga,” pungkasnya.