RIAU ONLINE, PEKANBARU - Usai kembali dari Tanah Suci melaksanakan ibadah Haji, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto langsung mengumpulkan seluruh pegawai di jajaran Lapas Gobah Pekanbaru.
Yuniarto mengumpulkan jajaran untuk memperkuat disiplin, meningkatkan koordinasi, serta memastikan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga kualitas pelayanan, dan keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
Yuniarto juga mengingatkan seluruh jajaran agar selalu bekerja secara profesional, menjunjung tinggi aturan yang berlaku, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga ditentukan oleh kuatnya kerja sama antarbagian dalam organisasi.
“Setiap seksi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung jalannya organisasi. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Dibutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama yang solid agar seluruh tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik dan optimal,” ujar Yuniarto, Senin, 8 Juni 2026.
Selain menekankan pentingnya sinergi, Kalapas juga mengajak seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan menjadikan berbagai peristiwa yang terjadi di sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan sebagai bahan evaluasi bersama.
Menurutnya, pengalaman dari UPT lain dapat menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat sistem pengawasan dan mencegah terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu keamanan serta ketertiban di dalam lapas.
“Kita harus mampu belajar dari setiap pengalaman yang terjadi di UPT lain. Jadikan itu sebagai bahan introspeksi dan evaluasi agar kita semakin waspada, semakin kuat dalam pengawasan, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Pekanbaru,” tegasnya.
Yuniarto juga mengingatkan bahwa apel pagi bukan sekadar agenda rutin yang dilaksanakan setiap awal pekan. Lebih dari itu, apel merupakan wadah untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan membangun semangat kerja seluruh pegawai dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.
“Apel pagi harus dimaknai sebagai momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, dan semangat pengabdian. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, saya yakin Lapas Pekanbaru akan terus menjadi institusi yang aman, tertib, kondusif, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, seluruh jajaran diharapkan semakin meningkatkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas, mempererat sinergi antarpegawai, serta terus menjaga komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

