Tips Mengajarkan Anak Mengelola Uang THR Berdasarkan Umur

uang13.jpg
Ilustrasi uang THR/istimewa (istimewa)

Laporan Dwi Fatimah

 

RIAU ONLINE, PEKANBARU-Anak-anak biasanya mendapat THR pada saat lebaran. Jumlah THR yang didapatpun beragam. Hal ini perlu untuk orangtua mengajarkan anak untuk mengelola keuangan.

 

Selama ini kebanyakan orang tua jarang mengajarkan bagaimana memperkenalkan nilai uang bahkan mengelola keuangan yang baik kepada anak.

 

Padahal setiap umur anak mengalami perubahan pandangan terhadap uang. Dari masih bisa berjalan hingga tumbuh dewasa.

 

 

 

Penting bagi orangtua mengajarkan anak mengelola uang sesuai umurnya.

 

Berikut pelajaran yang tepat disesuaikan dengan umur, dalam mengajarkan anak-anak tentang nilai uang agar uang THR tidak habis begitu saja.

 

1. Usia anak 4 hingga 6 tahun

 

Pelajaran yang sesuai umur 4 - 6 tahun adalah bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan. Orang tua mungkin berpikir prasekolah hingga taman kanak-kanak terlalu dini untuk membahas keuangan, tetapi anak-anak sudah mempelajari beberapa dasar penting seperti keinginan vs kebutuhan.

 

Meskipun mungkin terdengar sangat muda untuk mulai membicarakan uang dengan anak prasekolah atau taman kanak-kanak, anak-anak usia ini dapat dengan mudah mengontekstualisasikan melakukan suatu tindakan (seperti pekerjaan rumah) dengan imbalan uang serta menukar uang dengan sesuatu yang mereka inginkan.

 

Ketika anak-anak mulai memahami konsep umum tentang uang, langkah selanjutnya adalah membiarkan mereka mulai membuat keputusan.


 

2. Usia anak 7 hingga 10 tahun

 

Pelajarannya yakni berpikir kewirausahaan dan membiarkan anak mengambil keputusan. Penting bagi orangtua untuk mulai mencari tahu apa yang memotivasi anak dan mengawinkan motivasi tersebut untuk menghasilkan, menabung, dan membelanjakan.

 

Anak menetapkan tujuan menabung dengan membuat daftar beberapa barang yang ingin dibeli. Ini membuka kesempatan bagi orangtua untuk mendiskusikan strategi menabung dengan anak dan membantu mereka mengevaluasi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.

 

3. Usia anak 11 hingga 14 tahun

 

Saat anak-anak beranjak remaja, saatnya menawarkan otonomi atas keuangan mereka. Ajak anak ke bank untuk membuka rekening tabungan. Orangtua bahkan dapat menawarkan program pencocokan orang tua dan mencocokkan apa yang mereka simpan untuk pembelian tertentu.

 

 

 

Memberi anak-anaktanggung jawab untuk membayar tagihan atau pengeluaran tertentu dalam hidup mereka, seperti pakaian, dapat membantu mereka memahami cara kerja uang.

 

Tunjangan atau uang yang diperoleh dari usaha wirausaha dapat digunakan untuk melakukan pembelian tersebut. Dan jangan takut untuk membiarkan anak membuat keputusan yang Anda tahu tidak akan berakhir dengan baik.