DPRD Riau Kecewa Gugus Tugas Tak Hadiri Undangan Komisi V Bahas Covid-19

Hardianto17.jpg
(Sigit Eka Yunanda/Riau online)

RIAU ONLINE, PEKANBARU- DPRD Riau mengaku kecewa Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Provinsi Riau tidak hadir dalam Rapat Dengar Pendapat yang dilakukan oleh Komisi V DPRD Riau terkait melonjaknya angka positif Covid 19 dalam sebulan terakhir.

"Undangan sudah disampaikan dua hari lalu. Kami kecewa, (gugus tugas) tidak hadir padahal disini bukan untuk santai-santai," ujar Wakil Ketua DPRD Riau, Hardianto, Rabu, 5 Mei 2021.

 

 

 


Kondisi pandemi Covid-19 saat ini yang sudah menempati posisi kedua di Indonesia sangat memperhatikan. Angka terkonfirmasi covid di bulan April ini sudah menyamai tingginya di bulan oktober tahun lalu dengan angka kematian 1000 orang lebih.

Anggota Komisi V asal fraksi PAN, Ade Hartati menyebut tidak ada upaya terencana secara komprehensif dan berkesinambungan dari tahun 2020 ke 2021, sehingga pendemi covid ini tidak terkendali di Riau.

"Besaran anggaran hasil refocusing tahun lalu sebesar 497 milyar  (tahun 2020) sama sekali tidak berdampak signifikan untuk tahun 2021," ujar Ade.

 

 

 


Menurutnya jika kondisi ini tidak segera diselesaikan maka konsekuensinya sangat jelas, Riau akan kekurangan obat-obatan, kekurangan APD dan kekurangan Alkes.

Sementara itu anggota Komisi V asal fraksi PKB, Abu Khoiri menyebut rendahnya kepercayaan masyarakat atas kinerja pemerintah dalam mengatasi Covid juga menjadi hambatan.

"Kalau masyarakat tidak lagi percaya apapun yang disampaikan tidak akan dilakukan," ujar Anggota Komisi V, Abu Khoiri.

Atas ketidakhadiran ini, komisi V menyebut akan mendiskusikan terlebih dahulu langkah apa yang akan diambil. Namun terlebih dahulu ia akan mengkonfirmasi alasan ketidakhadiran Gugus Tugas.

"Secara fungsi kita akan lakukan pengawasan. Kita akan akan bertanya lagi ke Gugus Tugas mengapa tidak hadir," Ungkap Ketua Komisi V, Eddy Moh Yatim.