Belum Ada Izin BPOM, Vaksin Covid-19 Belum Bisa Diedarkan ke Masyarakat

upt-farmasi.jpg
(defri)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Sebanyak 20.000 vaksin Covid-19 yang bakal tiba hari ini ternyata belum bisa diedarkan langsung ke masyarakat Provinsi Riau.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan Zulfa, mengatakan vaksin Sinovac belum mendapat izin edar.

"Vaksin ini disimpan dulu, karena belum ada izin edarnya," ucap Zulfa kepada RIAUONLINE.CO.ID, Selasa, 5 Januari 2021.

Vaksin Covid-19 tersebut akan disimpan terlebih dulu di Unit Pelaksana Teknis Instalasi Farmasi dan Logistik Kesehatan yang berada di Jalan Kesehatan, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

"Kita sudah siapkan ruang khusus untuk penempatan vaksin Covid-19, kapasitasnya mencapai 80.000, karena yang datang nanti hanya 20.000 vaksin, jadi tempatnya mencukupi, selain itu suhu juga diatur," pungkasnya.

Diperkirakan, vaksin Covid-19 akan tiba di Kota Pekanbaru, pada Selasa pagi hari, vaksin dikirim melalui jalur darat dengan dikawal ketat petugas kepolisian.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac China yang didistribusikan pemerintah pusat molor tiba di Pekanbaru. Sebelumnya dijadwalkan vaksin akan tiba sore ini, Senin 4 Januari 2021. Namun informasi terbaru, vasin akan tiba di Pekanbaru Selasa, 5 Januari 2021.

Sebab hingga Senin sore ini, truk yang membawa 20 ribuan dosis vaksin Covid-19 masih terpantau di sekitaran sungai Lilin, Palembang.

"Posisi sampai sekarang masih di Sungai Lilin, Palembang, kalau kita hitung-hitung besok subuh sudah sampai lah di Pekanbaru," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin 4 Januari 2021.