Misliadi Tidak Hadir Deklarasi Kasmarni-Bagus, Pertanda PKB Cabut Dukungan?

deklarasi-kasmarni.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Kabar Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) akan beralih dukungan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkalis semakin santer. Pasalnya, saat Deklarasi koalisi partai pengusung Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan wakil bupati, Kasmarni-Bagus Santoso (KBS) tidak dihadiri oleh Ketua PKB Kabupaten Bengkalis, Misliadi.

Banyak masyarakat menduga ketidakhadiran Musliadi sebagai pertanda PKB akan mendukung kader sendiri maju di Pilkada Bengkalis yakni Iyet Bustami.

Sebagaimana diketahui, PDIP Bengkalis menggandeng Iyet Bustami sebagai calon wakil bupati mendampingi Kaderismanto pada Pilkada Bengkalis 2020.

"Seperti ada tanda PKB akan mengalihkan dukungannya. Pasalnya, Ketua PKB Bengkalisnya tidak datang saat deklarasi paslon Kasmarni kemarin," kata warga bengkalis, Khairul Azmi saat berbincang dengan RIAUONLINE.CO.ID, Senin 10 Agustus 2020.

Deklarasi Paslon Kasmarni Bagus Santos itu digelar, Minggu 09 Agustus 2020, sekitar pukul 15.00 WIB kemarin, di salah satu hotel di Kota Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bengkalis, Misliadi tidak hadir saat acara tersebut.

Bahkan santer terdengar, PKB Bengkalis terjadi dualisme dukungan di Pilkada Bengkalis mendatang. Sebagian pengurus PKB Bengkalis masih tetap solid mengusung Kasmari dan sebagaian lagi mendukung Iyet Bustami.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPC PKB Kabupaten Bengkalis Misliadi, Senin 10 Agustus 2020 melalui telephon gengamnya tidak berkenan membalas.

Untuk diketahui, saat Deklarasi Kasmarni-Bagus Santoso dilaksanakan di salah satu hotel di Duri. Sebanyak lima ribuan pendukung dari patpol serta simpatisan Kasmarni mengatakan komitmen penuh untuk memenangkan pasangan KBS pada Pilkada Bengkalis 2020 mendatang.