Pasien Positif Covid-19 Siak Bertambah Sebelas Orang

buhy-yuwono.jpg
(istimewa)

RIAUONLINE, SIAK - Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Siak, Selasa (21/7/2020) bertambah sebelas orang dari sehari sebelumnya ada 19 orang positif.

Pasien saat ini dirawat di RSUD Tengku Rafian dan rumah sakit Eka Hospital, Kota Pekanbaru.

Sekretatis Gugus Tugas Penganan Covid-19 Kabupaten Siak, Budhi Yuwono menyampaikan sebelas pasien positif didapat saat tracing yang dilakukan dari pasien terkonfirmasi positif sebelumnya.

"Dari sebelas penambahan di antaranya 4 di Kecamatan Mempura, 3 dari Tualang, 2 Siak dan 2 Kotogasib," kata Budhi.

Untuk di Kecamatan Mempura, ada penambahan 4 orang positif Covid-19 berdasarkan swabnya yakni Ny DA (12), Tn MA (32), Tn M (82), Tn RC (21). Mereka diketahui dari hasil tracing Tn MY (90) yang sebelumnya terkonfirmasi positif.

Kemudian, tercatat ada penambahan 2 orang di Kecamatan Siak, merupakan klaster dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).

"Keduanya kini dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak, yakni Tn TF (39) dan Ny Y (40)," terangnya.

Di Kecamatan Kotogasib ada 2 penambahan kasus positif Covid-19 yakni Tn DW (55) dan Ny ZH (14).
Kedua orang tersebut merupakan tetangga dari Tn M yang sebelumnya terkonfirmasi positif berdasarkan swabnya.

"Untuk di Kotogasib total ada 7 orang, sebelumnya ada 5 orang. Hari ini bertambah 2 orang," kata Budhi.

Sedangkan penambahan 3 orang lagi merupakan klaster Palembang, Sumatera Selatan yang bekerja di PT IKPP Kecamatan Tualang.

"Tiga orang tersebut berinisial Tn AC (21), Tn SY (25), Tn YS (45), ketiganya dirawat di rumah sakit Eka Hospital, Kota Pekanbaru bersama 10 orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif," teang Budhi.

Dari data Gugus Tugas Covid-19 itu, tercatat sebanyak 30 orang yang sedang dirawat secara intensif dan diisolasi di rumah sakit.

"Yang dirawat di RSUD Tengku Rafian Siak 12 orang, dan di rumah sakit Kota Pekanbaru ada 18 orang," katanya.

Budhi juga menjelaskan, Pemkab Siak sudah melakukan rapid test pada minggu lalu baik di dinas maupun di swasta, terdapat 18 orang dengan hasil reaktif.

"Setelah diketahui reaktif hasil rapid tesnya, 18 orang itu diisolasi di asrama haji Kecamatan Siak. Sekarang kita masih menunggu hasil swab mereka," tutup Budhi.