Adi Sukemi Jemput Rekomendasi Golkar ke Jakarta untuk Pilkada Pelalawan

Adi-Sukemi3.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PELALAWAN-Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ll Golkar Pelalawan, Adi Sukemi mendapat restu maju pada Pilkada Kabupten Pelalawan 2020.

Dia bersama Muhammad Rais direstui oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Golkar  bertarung di Pelalawan. Surat Keputusan (SK) dari Golkar pun sudah terbit.

"Besok kami berangkat ke Jakarta untuk menjemput SK. Kemarin ditelpon sama DPP," kata Adi Sukemi,  Jumat 10 Juli 2020

Adi Sukemsi mengatakan rekomendasi DPP diterbitkan sesuai dengan pengajuan dari DPD ll yang diteruskan oleh DPD l Golkar Riau.

Penjemputan SK ke Jakarta bersamaan dengan beberapa daerah yang melaksanakan Pilkada di Provinsi Riau.

Tujuan dikumpulkannya para pasangan calon yang diusung Golkar untuk memberikan pengarahan dan strategi pemenangan.

Adi Sukemi

Adi Sukemi

Setelah SK DPP ditangan, Adi Sukemi akan mulai menggerakkan mesin pemenanganya baik dari partai maupun tim-tim yang akan dibentuk di luar partai.

Langkah dan strategi politik akan mulai dijalankan untuk memenangkan kursi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026.

"Kita sudah bisa untuk deklarasi. Itu akan dijadwalkan. Tim-tim yang dibentuk akan diberikan tugas. Kalau sebelumnya menaikan popularitas, sekarang menaikan elektabilitas," ujar Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pelalawan.

Adi Sukemi menuturkan, meski Partai Golkar sudah bisa mengusung calon sendiri dengan kepemilikan sembilan kursi di DPRD, masih terbuka peluang untuk berkoalisi dengan partai lain.

Ada dua partai yang hingga kini belum menentukan sikap pada Pilkada Pelalawan yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahterah (PKS).

Ia telah mengikuti tahapan penjaringan hingga wawancara di kedua partai ini sampai ke tingkat DPP masing-masing.

"Kami berharap kedua partai ini bisa bersama-sama untuk memenangkan kami di Pilkada," tandas pria yang akrab disapa Kemi ini.

Adi Sukemi yang merupakan putra Bupati Pelalawan HM Harris ini menggandeng M Rais yang merupakan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pelalawan.

Keduanya terpaksa meninggalkan jabatan yang dipegangnya saat ini untuk bisa melanggengkan pencalonannya di Pilkada nanti.