Komplotan Pencuri Spesialis Rumah Ibadah dan Sekolah Dibekuk

baranb-bukti-curian.jpg
(istimewa)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Aksi kriminalitas ternyata tidak mengenal waktu dan kondisi. Seperti yang dilakukan spesialis pencurian di Masjid Al-Mujahidin, Desa Pangkalan Jambi Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Tidak tanggung-tanggung, kawanan pencuri tersebut melancarkan aksinya dengan menggunakan mobil merk Sigra BM 1483 SW di saat masjid sudah tutup malam hari.

Mereka merusak gembok gudang yang ada di belakang masjid, lalu kawanan pencuri tersebut menggasak mesin genset lampu masjid.

Aksi kawanan pencuri spesialis rumah ibadah dan bangunan sekolah sangat meresahkan warga itu, akhirnya berhasil diungkap oleh Polsek Bukit Batu, Polres Bengkalis.

Polisi berhasil menangkap para pelaku yakni ABA (21), EP (18) dan SI (40) sebagai penadah barang curian. Komplotan ini diketahui merupakan warga Kabupaten Siak.

Dalam aksinya, ABA (21) dan EP (18) memanfaatkan waktu pada malam saat masjid sudah tutup dan dalam keadaan sepi.

"Mereka melakukan aksinya malam hari, saat masjid sudah tutup," katanya disampaikan Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Andrie Setiawan kepada RIAUONLINE.CO.ID, Minggu 5 Juli 2020.

Dijelaskan Andrie, peristiwa tersebut terjadi Rabu 1 Juli 2020 sekira jam 13.00 WIB. Awalnya, diketahui oleh pengurus masjid yang mendapati kunci gembok gudang tempat penyimpanan mesin genset lampu telah rusak dan mesin genset lampu masjid sudah tidak ada lagi.

Selanjutnya, melalui CCTV mesjid diketahui pada malam kejadian tersebut, sekira pukul jam 00.48 WIB telah masuk ke perkarangan mesjid satu unit mobil merk Sigra BM 1483 SW dan dilanjutkan dua orang pria keluar mobil dan menuju belakang mesjid.

"Dan melalui CCTV, dua orang tersebut keluar dari belakang mesjid telah membawa dan memasukan mesin genset lampu ke dalam mobil dan dibawa keluar perkarangan masjid," terang Andri.
sebesar Rp.500 ribu kepada ABA (21), EP (18) saat mesin genset lampu dititip kepadanya.

Selain menggasak mesin genset, mereka juga melakukan pencurian sekolah.

"Dari pengakuan tersangka, mereka juga telah melakukan pembongkaran mesin genset lampu Rumah Ibadah Mesjid Nurul Hidayah, Desa Buruk Bakul yan diambil mesin genset lampu merk Firman dan Sekolah MTSN Miftahulsalam, Desa Sungai Siput yang diambil mesin genset lampu merk Donfeng," Pungkasnya.