Menolak Dirawat di RS Eka Hospital, Pasien PDP Masuk RSUD Teluk Kuantan

rsud-kuansing.jpg
(robi)

Laporan: ROBI SUSANTO

RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Kuantan merawat satu pasien dalam pengawasan (PDP) inisial, J (55) warga Kecamatan Logas Tanah Darat. Pasien sebelumnya pernah ditetapkan sebagai PDP oleh RS Eka Hospital, Pekanbaru, namun pihak keluarga menolak untuk dirawat.

Pasien masuk ruang perawatan pada Selasa malam, 5 Mei 2020 pukul 23.00 WIB. Dengan demikian, PDP dirawat di RSUD Teluk Kuantan hingga Rabu siang, 6 Mei 2020 berjumlah tiga orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Kuansing, dr Amelia Nasrin menjelaskan, Tn J (55) ini sebelumnya pernah berobat ke RS Eka Hospital Pekanbaru pada 3 April lalu dan ditetapkan sebagai PDP.

Namun waktu itu pihak keluarga menolak untuk dirawat dan membawa pulang Tn J. Sebelumnya Tn J ini pasien dalam pengobatan sakit jantung dan diabetes.

Amel mengatakan, Tn J (55) masuk pinere RSUD Teluk Kuantan pada Selasa malam, 5 Mei 2020, pukul 23.00 WIB dengan keluhan terjadi penurunan kesadaran, demam tinggi, sesak nafas, dan batuk berdahak.

"Pasiennya sebelumnya dalam pengobatan sakit jantung dan diabetes," terang dr Amel, Rabu, 6 Mei 2020.

Pasien didiagnosa mengalami sepsis ec, Pneumonia, penurunan kesadaran ec. Stroke hemoragik, DM type 2. "Pengambilan swab 1 sudah dilakukan," terang Amel.

Kemudian dua PDP lagi yang masih dirawat adalah SA (42) perempuan asal Hulu Kuantan masuk dengan keluhan sesak nafas hilang timbul sejak satu bulan, berat badan menurun, batuk, demam sejak satu minggu terakhir.

"PDP ini didiagnosa pneumonia dan TBC paru dan sekarang masih menunggu hasil swab," kata Amel.

Dan PDP satu lagi Ny S (36) tinggal di Pucuk Rantau memiliki alamat KTP Kecamatan Padang Laweh, Kabupaten Dharmasraya, Sumbar. Kini Ny S (36) masih dirawat dengan kondisi demam berkurang, batuk kering ada sesak nafas.

"Didiagnosa pneumonia, Ny S juga menunggu hasil swab keluar," pungkas Amel.

Update Rabu, 6 Mei 2020, jumlah PDP dirawat memang 4 orang, tapi satu PDP meninggal dunia pada Rabu pagi. PDP meninggal dunia tersebut adalah Ny E (63) asal Kecamatan Gunung Toar.

Jadi disampaikan dr Amel, PDP yang dirawat sekarang tinggal tiga orang. "PDP yang dirawat sekarang tiga orang," katanya.

-->