Bupati Harris Minta Warganya Jangan Terima Tamu demi Cegah Covid-19

pelalawan-larang-luar-negeri.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, JAKARTA-Bupati Pelalawan HM Harris meminta warganya tidak usah pergi ke Pekanbaru bila tidak dalam keadaan mendesak. Dia juga meinta agar masyarakat tidak berbelanja ke Pekanbaru dan bahkan menerima tamu untuk sementara. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona bagi masyarakat di Pekanbaru maupun wilayah sekitarnya.

"Kita harus dukung, supaya berjalan efektif. Disamping kita juga dalam rnagka pengkajian PSBB," kata Bupati Harris, Jumat 17 April 2020. Harris mengimbau, seluruh masyarakat Pelalawan untuk mengurangi kunjungannya ke Pekanbaru.

Jika tidak ada hal dan keperluan mendesak, sebaiknya warga menunda bepergian ke kota yang telah ditetapkan sebagai zona merah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) itu.

Bisanya, kata Harris, setiap akhir pekan banyak warga Pelalawan yang hijrah ke Pekanbaru. Sebagian besar untuk jalan-jalan atau berlibur, ada juga yang hendak berbelanja keperluan rumah tangga.

Namun selama penerapan PSBB 14 hari kedepan, kebiasaan itu harus ditunda dulu hingga kondisi membaik.

"Kalau berbelanja silahkan di Pelalawan saja. Pasokan sembako dan bahan penting lainnya tersedia. Jangan belanja ke Pekanbaru dulu," tukas Harris.

Disamping itu, Harris meminta para pejabat yang disediakan Rumah Dinas (Rumdis) di Pangkalan Kerinci harus tinggal disitu. Kediaman yang siapkan negara itu ditempati selama pemberlakuan PSBB, apalagi tidak ada hal yang mendesak pergi ke Pekanbaru.

"Kita minta yang punya rumah dinas untuk tinggal disini. Yang tidak punya kepentingan ke Pekanbaru, silahkan menghuninya," tambahnya.

Untuk pegawai yang berdomisili di Pekanbaru, kata Harris, pihaknya belum siap untuk melarang karena tidak ada rumah di Pelalawan. Hanya saja, ditekankan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan selama bolak-balik Pekanbaru-Pangkalan Kerinci.

Mengurangi aktivitas di luar rumah, menghindari keramaian, hingga membasi interaksi dengan orang lain.

"Kalau bisa jangan terima tamu dulu. Orang-orang dari yang datang dari luar juga jangan dulu. Supaya tetap terhindar dari virus corona," tegasnya.

Bupati Pelalawan dua periode ini menjanjikan akan melakukan rapid test secara berkala kepada semua pegawai yang berdomisili Pekanbaru. Untuk mengantisipasi adanya abdi negara yang terjangkit Covid-19, karena Kota Bertubah telah dinyatakan sebagai zona merah corona.

Terlebih lagi setiap orang yang keluar dari Pekanbaru dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

 

-->