Aktual, Independen dan Terpercaya


Ritual Cue Lak, Ramaikan Puncak Imlek di Bengkalis

cue-lak.jpg
(andrias)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Puncak perayaan, Gong Xi Fa Chai bagi warga keturunan Tionghoa hari ke enam Imlek 2571 tahun 2020 ditutup dengan Ritual Cue Lak.

Ribuan warga etnis Tionghoa tumpah ruah mengikuti pawai keliling mengitari Kota Bengkalis, Kamis, 30 Januari 2020.

Ritual Cue Lak dipusatkan di Vihara Hok Ann Khiong, sekitar pukul 10.00 WIB. Dimulai dengan ritual sembahyang dan bakar kertas. Kemudian, pelepasan pawai Cue Lak juga dilakukan di setiap sudut-sudut kota Bengkalis.

Humas Vihara Hok Ann Khiong Herman Kasuma mengatakan, kegiatan pawai keliling diikuti 5.000 umat. Mereka berasal dari Bengkalis, Dumai, Pekanbaru, Jakarta, Kalimantan, Malaysia, Singapura dan negara lainnya.

"Bagi kita warga Tionghoa, hari ke enam Imlek 2571 tahun 2020 bertepatan Hari Jadi Dewa Ching Cui Co She Kong. Dan sangat sakral, semua umat Tionghoa melakukan sembahyang," kata Herman Kesuma, Kamis, 30 Januari 2020.

Momen sakral atau Cue Lak, lanjut Herman, dilakukan dan diikuti ribuan umat karena pada ritual itu juga para dewa dan dewi mengikuti dengan memasuki manusia.

"Arak-arak ( Cue Lak) keliling kota diikuti oleh Dewa Dewi yang masuk ke dalam manusia," jelasnya.

Disamping itu, Dewa Dewi penjelmaan yang mengikuti manusia berhenti sejenekan dan melakukan semah di setiap sudut jalan Kota Bengkalis yang menjadi jalur yang dilalui. Artinya, di sudut yang ada penunggunya, dibakarkan kertas sembahyang agar menjaga manusia dari marabahaya saat berkendaraan.

"Manusia tidak akan dapat melihat dengan kasat matanya, namun Dewa Dewi dapat melihat penunggu simpang jalan tersebut, kemudian lakukan sembahyang dan membakar kertas sembahyang. Hingga semua masyarakat Bengkalis bisa tenteram," jelasnya.

Herman mengaku tahun ini lebih banyak dibanding sebelumnya. Dewa Dewi yang datang pada hari ini juga datang dari bagian Pesisir Riau.

"Sangking banyaknya, para dewa dewi yang tampil kali ini diperkirakan mencapai 30 dewa," pungkasnya.

Sama seperti tahun sebelumnya, usai ritual dilakukan di Jalan Sudirman, peserta pawai kembali menuju Vihara Hok Ann Kiong. Pawai Cue Lak selain jadi perayaan bagi warga Tionghoa juga menjadi perhatian bagi masyarakat setempat yang menyaksikan ritual tersebut.