Pembangunan Fly Over Simpang Panam, Parisman: Kita Perjuangkan Melalui APBN

parisman.jpg
(istimewa)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Komisi IV DPRD Riau membidangi infrastruktur siap menganggarkan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan Fly Over Simpang Panam. Dimana titik tersebut saat ini ramai dikeluhkan masyarakat Panam karena selalu terjadi macet akibat kepadatan arus kendaraan.

Di Simpang Panam, arus lalu lintas kendaraan cukup tinggi karena merupakan jalan lintas sejumlah kabupaten.

Ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ikhwan, mengatakan pihaknya sudah menjumpai langsung komisi V DPR RI, Syahrul Aidi Ma'azat dan membuat komitmen untuk membangun Fly Over pertama di Riau yang dibangun melalui APBN.

Dalam komitmen tersebut, DPRD Riau bersama dengan Pemprov Riau diharapkan bisa membuat DED yang selanjutnya pembangunan fisik akan dianggarkan melalui APBN.

"Ya kita sudah berjumpa dengan DPR RI, sama dengan pernyataan saya sebelumnya kami tetap akan memperjuangkan pembangunan ini melalui APBN," kata politisi yang kerap disapa Iwan Fattah ini, Senin, 27 Januari 2020.

Disamping itu, DPRD Riau akan terus berkoordinasi baik dengan Pemko Pekanbaru, DPRD Pekanbaru maupun dengan masyarakat yang beraktivitas di sekitar simpang tersebut.

"Ini kan masih butuh koordinasi dengan berbagai pihak, seperti pembebasan lahan yang domainnya ada di Pemko Pekanbaru, yang penting kita targetkan pembangunan fly over ini bisa dibangun awal tahun 2021 nanti," tegas legislator asal Pekanbaru ini.

Sementara itu, anggota komisi V DPR RI, Syahrul Aidi kepada Riau Online menjelaskan, usai menerima kunjungan DPRD Riau pihaknya akan menyampaikan aspirasi ini ke menteri PUPR.

Pasalnya, Riau merupakan provinsi yang sangat berkontribusi besar bagi APBN, namun masih minim perhatian di bidang infrastruktur, makanya pembangunan Fly Over yang memakan anggaran cukup besar sebaiknya dibangun oleh Kementerian.

"Kita minta secepatnya dianggarkan (DED), kalau bisa di APBD Perubahan sudah dianggarkan, jadi nanti tahun 2021 sudah bisa kita bangun. Itu (Simpang Panam) sudah krodit sekali," tuturnya.

Meski sudah dilakukan pelebaran jalan di HR Soebrantas arah ke Bangkinang, namun kemacetan masih saja terjadi simpang empat Panam, terutama di hari akhir pekan.

Simpang ini sendiri menghubungkan antara jalan Garuda Sakti, HR Soebrantas dan Kubang Raya dan kerap dilewati oleh kendaraan bertonase besar.

Menanggapi hal ini, ketua Komisi IV DPRD Riau, Parisman Ikhwan berharap agar pemerintah pusat bisa menganggarkan pembangunan fly over di kawasan padat kendaraan tersebut.

Disampaikan politisi Golkar yang kerap disapa Iwan Fattah ini, simpang tersebut memang kerap mengalami kemacetan. Selain karena dilewati kendaraan bertonase besar, simpang ini merupakan perempatan yang sangat strategis.