Bawaslu Sosialisasi Indeks Kerawanan Pilkada di Bengkalis

usman-bawaslu.jpg
(andrias)

Laporan: ANDRIAS

RIAU ONLINE, BENGKALIS - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bengkalis menyambangi Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Selasa, 3 November 2019 di Jalan Hasanuddin, Kota Bengkalis.

Kunjungan Bawaslu Bengkalis itu, dikomandoi Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bengkalis, Usman dan sejumlah staf disambut oleh pengurus dan anggota, dan berlanjut ke ruang rapat kantor PWI.

Usman menyebut kedatanganya guna mengsosialisai Indek Kerawanan Pilkada (IKP) Serentak 2020 ke wartawan yang bernaung di bawah PWI Bengkalis.

Disamping itu, teknik pengumpulan informasi untuk mempelajari perilaku, dan karakteristik beberapa wilayah menjelang pelaksanaan Pilkda 2020 mendatang.

"Sambil silaturahmi, kita juga menyerahkan kuesioner IKP (Indeks Kerawanan Pilkada) ini ke wartawan tentang kerawanan-kerawanan pemilu sebelumnya. Megidentifikasi daerah rawan di kabupaten Bengkalis," kata Usman.

Ditambahkan Usman, Kuesioner ini adalah melihat kerawanan dan pelanggaran (Pilpres dan Pileg dan juga pilkada 2018) lalu. Selain ke PWI Bengkalis, pihaknya juga akan memberikan IKP ini kepada pihak KPU dan Polisi.

"Pertanyaan yang di berikan ada 120 soal dan setelah terkumpul di Bawaslu akabupaten akan di kirim ke Bawaslu RI," tambah Usman.

Sementara, untuk kuesioner yang dilakukan bersama pihak Polisi, Usman menambahkan sampai Polres Bengkalis saja.

"Bedanya, kuesioner Polisi hanya menanyakan berapa biaya pengamanan serta menanyakan daerah atau wilayah yang rawan," tutup Usman.