Bom Bunuh Diri di Medan, MUI Riau: Jangan Kambinghitamkan Islam

zulhusni-domo.jpg
(Hasbullah)

RIAU ONLINE, PEKANBARU - Pasca terjadinya bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, agama Islam menjadi kambing hitam oleh sejumlah pihak baik dari kalangan muslim sendiri maupun dari non muslim.

Menanggapi hal ini, sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Riau, Zulhusni Domo mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengkambinghitamkan Islam dalam peristiwa ini.

Sebab, tidak ada ajaran Islam yang membolehkan bom bunuh diri seperti yang terjadi di Medan tersebut. Untuk itu, ia menyesalkan jika ada yang mengkaitkan Islam dengan peristiwa ini.

"Kita serahkan semua proses kepada kepolisian, tapi jangan menyudutkan umat Islam dan kelompok tertentu. Karena akan memicu kekerasan yang lebih parah lagi," kata Zulhusni, Kamis, 14 November 2019.

Ditambahkan Zulhusni, umat Islam jangan terpancing dengan provokasi-provokasi yang dilakukan oleh oknum tertentu, terutama di media sosial.

Lebih jauh, MUI Riau mengecam peristiwa bom bunuh diri yang mana merupakan perbuatan membunuh orang tanpa sebab, dan ini jelas dilarang dalam Islam.

Kemudian, Zulhusni berharap agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan ini, karena sudah meresahkan masyarakat.

"Jangan tuduh umat Islam pelaku radikalis karena ini hanya oknum saja," tuturnya.

Sebelumnya, di media sosial baik Facebook maupun Twitter mulai timbul ujaran-ujaran provokatif yang menyudutkan Islam.