Tenteng Senjata Laras Panjang, Kapolresta Gerebek Lokasi Transaksi Sabu

Kombes-Nandang5.jpg
(Screenshot)

Laporan: Aulia Roni Tuah

RIAUONLINE, PEKANBARU- Polisi Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru mendapat perlawanan saat melakukan penangkapan terhadap tiga pelaku pengedar narkotika di Jalan Pangeran Hidayat, Pada Kamis 6 November 2020.

Kasat Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Riyan Fajri mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari masyarakat tentang peredaran narkotika jenis sabu di tempat tersebut.

"Jadi pada saat penangkapan, kami mendapat informasi bahwasanya ada peredaran sabu di dua rumah warga yang tertutup seperti tralis, yang bentuknya seperti loket penjualan, pada saat kami ke sana, kami melakukan penggrebekan di satu rumah, dua orang kabur di rumah satunya," Jelasnya.

Dijelaskan Kasat, barang bukti narkoba didapatkan pada saat melakukan penangkapan di rumah tempat pelaku melarikan diri. Ia juga menjelaskan, warga terprovokasi pada saat dirinya beserta anggota melakukan penggeledahan.

"Kenapa kami bisa didalam itu, ya, kami juga tidak tahu pada saat penggrebekan dan penggeledahan tiba-tiba sudah ada beberapa provokator yang bawa masa untuk dilepas (pelaku), kenapa harus dibawa, tapi kan kami sudah melaporkan barang bukti dan uang penjualan disana," Ungkapnya.

Sekolompok warga yang terprovokasi melempari petugas, serta sepeda motor yang digunakan. Sekitar 30 menit petugas bertahan didalam, hingga Kapolresta Pekanbaru Nandang Mu'min Wijaya, Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Stevie Arnold Rampengan dan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru AKP Juper Lumbantoruan beserta anggota turun langsung membantu mengamankan anggota yang sedang bertugas.

"Kapolresta ada giat di Rumbai, Kami coba bertahan, anggota saya didalam, saya mencoba menenangkan warga, mungkin provokator menyampaikan yang lain, saya sampaikan kita sedang melakukan penegakan hukum, karena disini ada penjualan jenis sabu disini," katanya.

Kepolisian Resort Kota Pekanbaru, masih mencari keberadaan pelaku provokator yang menyebabkan sekelompok warga melempari petugas pada saat dilakukan penggrebekan ditempat tersebut.

"Awalnya mereka lempar-lempar batu, ada satu orang akan kita cari orangnya, pada saat saya tenangkan warga, provokatornya kabur, dia hanya untuk membawa masa saja," Sebutnya.

Petugas Kepolisian berhasil mengamankan 20 paket sabu siap edar, namun belum dapat merilis nama ataupun inisial dari ketiga tersangka. 

"Untuk barang bukti kita dapat amankan jumlahnya sekitar dua puluh paket, tapi untuk inisial tersangka nanti dulu ya, saya mau pengembangan dulu, kita harus pengembangan," Kata Mantan Kasat Narkoba Polres Dumai ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya sangat menyayangkan tindakan sekolompok warga yang berupaya menghalang-halangi tugas Kepolisian dan mengecam tindakan tersebut.

"Siapapun yang menghalang-halangi jalan petugas dalam memberantas peredaran narkoba itu adalah musuh kita bersama," tegas Nandang.

Akibat provokator tersebut, Selain melampari anggota saat bertugas, dua sepeda motor milik anggota pun dirusak.

 

"Kita akan selidiki dan kita akan tindak tegas pelaku pengrusakan ini," Kata Kapolresta Pekanbaru.