Panas Menyengat Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Padati Pembukaan Pacu Jalur

Masyarakat-memadati-lokasi-pembukaan-Pacu-Jalur.jpg
Masyarakat memadati Lapangan Limuno, Jalan KH Umar Usman, Kuansing, menyaksikan pembukaan Pacu Jalur, Rabu, 20 Agustus 2025. (DEFRI CANDRA/RIAU ONLINE)

RIAU ONLINE, KUANSING - Ribuan warga memadati Lapangan Limuno, Jalan KH Umar Usman, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, yang menjadi lokasi pembukaan Pacu Jalur, Rabu, 20 Agustus 2025.

Suasana di sekitar lapangan dipenuhi semangat dan rasa bangga akan tradisi yang telah menjadi ikon budaya masyarakat Kuansing. 

Antusias masyarakat tak surut meski berhadapan dengan terik matahari. Mereka saling berdesakan di balik pagar demi menyaksikan langsung momen sakral pembukaan event budaya terbesar di Riau itu.

Tak sedikit warga yang memilih berteduh di bawah pepohonan di sekitar lapangan. Sementara sebagian lainnya berjejer rapat di pagar pembatas, berharap mendapatkan pandangan terbaik dari panggung utama dan jalur pacu.

"Saya datang dari pagi, bawa anak dan istri. Walau panas, kami tetap semangat. Ini momen setahun sekali, sayang kalau dilewatkan," ujar Ahmad (43), warga Kecamatan Benai, saat ditemui di lokasi.


Pembukaan Pacu Jalur tahun ini memang terasa lebih spesial. Selain karena jumlah peserta dan pengunjung yang membludak, kehadiran tamu undangan penting juga menjadi daya tarik masyarakat.

Sejumlah warga tampak penasaran dengan tokoh yang datang menyemarakkan pembukaan acara budaya dan telah masuk dalam kalender wisata nasional tersebut.

"Katanya ada pejabat dari pusat, menteri, bahkan kabarnya Pak Gubernur juga datang. Kami ingin lihat langsung," ujar Rina (27), seorang pengunjung dari Pekanbaru yang sengaja datang sehari sebelumnya bersama keluarga.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan penampilan seni budaya lokal, tarian massal, serta arak-arakan jalur (perahu tradisional) yang menghiasi tepian lapangan sebelum turun ke arena pacu. 

Pacu Jalur 2025 akan berlangsung selama empat hari, menampilkan puluhan jalur (perahu) dari berbagai desa dan kecamatan di Kuansing. Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati kawasan Kota Teluk Kuantan selama perhelatan berlangsung.

Dengan atmosfer yang meriah dan semangat masyarakat yang luar biasa, Pacu Jalur 2025 kembali membuktikan bahwa tradisi lokal tetap hidup dan menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya untuk Kuansing, tapi juga untuk Riau dan Indonesia.