Prabowo Janji Segera Renovasi Fasilitas Sekolah di Seluruh Indonesia

Prabowo-Gaji-Hakim-Naik-Hingga-280-Persen-Setelah-12-Tahun-Tidak-Naik.jpg
Presiden Prabowo Subianto (ANTARA/HO-BPMI)

RIAU ONLINE, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berjanji akan segera memperbaiki fasilitas fisik sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan Prabowo di hadapan para periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 6 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa gagasan ini muncul untuk memastikan penguatan fondasi bagi pengembangan riset dan inovasi di Tanah Air sejak dini.

"Inilah mengapa saya ingin berinvestasi cukup besar di bidang pendidikan untuk generasi penerus kita," kata Prabowo, dikutip dari Liputan6.com, Jumat, 7 Agustus 2026.

Menurutnya, pendidikan merupakan pijakan utama untuk melahirkan terobosan serta temuan-temuan sains baru.

"Saya ingin merenovasi seluruh fisik sekolah, sekaligus membangun sekolah-sekolah unggulan agar anak-anak terpintar dapat kita seleksi untuk menembus universitas terbaik di dunia," ujarnya.



Kepala Negara mendorong agar sekolah unggulan tersebut menerapkan standar kurikulum berkelas dunia sehingga lulusannya mampu bersaing secara global.

"Di sekolah unggulan ini kita gunakan kurikulum International Baccalaureate (IB). Standarnya harus sama dengan yang terpintar dan terhebat di dunia, sehingga kita harapkan mereka lolos di universitas terbaik dunia. Itu cara pertama," paparnya.

"Cara kedua, kita menjalin kerja sama dengan mengundang universitas-universitas terbaik dunia untuk bermitra dengan perguruan tinggi kita di sini, baik melalui skema joint venture maupun KSO (Kerja Sama Operasional)," tambah Prabowo.

Kepala Negara mendorong agar sekolah unggulan tersebut menerapkan standar kurikulum berkelas dunia sehingga lulusannya mampu bersaing secara global.

"Di sekolah unggulan ini kita gunakan kurikulum International Baccalaureate (IB). Standarnya harus sama dengan yang terpintar dan terhebat di dunia, sehingga kita harapkan mereka lolos di universitas terbaik dunia. Itu cara pertama," paparnya.

"Cara kedua, kita menjalin kerja sama dengan mengundang universitas-universitas terbaik dunia untuk bermitra dengan perguruan tinggi kita di sini, baik melalui skema joint venture maupun KSO (Kerja Sama Operasional)," tambah Prabowo.

Prabowo menegaskan kembali bahwa kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada kemampuan mastery di bidang sains dan teknologi, yang mana pendidikan berperan sebagai fondasi utamanya.

"Memang Saudara-saudara, kita semua mengerti bahwa pembangunan suatu bangsa ditentukan oleh apakah bangsa itu mampu menguasai sains dan teknologi atau tidak," pungkas Prabowo.